AI Makin Canggih, Pakar Tegaskan Peran Jurnalis Tetap Tak Tergantikan
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Lokasi makam Kyai Kromo Ijoyo alias Mbah Celeng di Ketingan. Tirtoadi, Mlati, Sleman. /Youtube.
Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan tol Jogja-Solo turut menabrah sebuah makam keramat di Dusun Ketingan, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Makam yang biasa dikenal dengan istilah Kyai Kromo Ijoyo alias Mbah Celeng itu akan direlokasi dalam waktu dekat ini.
PT Adhi Karya Pembangunan selaku pelaksana pembangunan Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2 terus melakukan koordinasi dengan pihak kalurahan untuk memindahkan makam tersebut. Jika relokasi itu sudah dilakukan, harapannya tahapan konstruksi tol Jogja-Solo bis aterus idlakukan mengingat makam tersebut tepat berada di trase tol.
Meski demikian butuh suatu proses diskusi dan beragam pertimbangan untuk memindahkan makam yang dipercaya masyarakat memiliki kesakralan kuat.
BACA JUGA : Terdampak Tol Jogja-Solo, Relokasi Makam Mbah Celeng di Sleman Mulai Dirembuk
Makam Kyai Kromo Ijoyo alias Mbah Celeng konon adalah makam orang atau penghuni pertama yang tinggal di Dusun Ketingan. Pemerintah Kalurahan setempat menyebut Mbah Celeng hidup pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII.
“Menurut cerita, ketika zaman penjajah beliau ini mengungsi keluar dari Kraton Jogja dengan berada di Ketingan,” kata Lurah Tirtoadi, Mardiharto kepada wartawan belum lama ini.
Mbah Kromo juga sering disebut sebagai prajurit Pangeran Diponegoro yang juga sama-sama memilih keluar dari Kraton Jogja dan tinggal bersama masyarakat.
Terkait nama juga banyak hal yang dipercaya di masyarakat. Antara lain terkait julukan Mbah Celeng, karena di masa tuanya bungkuk dan ada pula karena rajin menabung atau dalam bahasa Jawa disebut nyelengi.
BACA JUGA: 10 Titik Tanah Wakaf Terdampak Tol Belum Terima Izin Ruislag, Ini Penyebabnya
Makam tersebut memang sangat dihormati masyarakat karena dari cerita turun temurun merupakan penghuni pertama di Ketingan. Saat ini banyak masyarakat dari berbagai daerah yang kerap datang berziarah atau laku spiritual di makam tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Film horor 402 Rumah Sakit Angker Korea tayang 9 Juli 2026! Adaptasi dari Gonjiam Haunted Asylum, dibintangi Arbani Yasiz & kawan-kawan. Simak sinopsis & daftar
OpenAI luncurkan GPT-Live, AI suara full-duplex yang bisa ngobrol seperti manusia. Lebih canggih dari Gemini Live? Simak keunggulannya!
Singapura menjadi kota paling layak huni di Asia Tenggara versi Monocle 2026 dan menempati peringkat ke-14 dunia berkat keamanan, stabilitas, dan kemudahan beru
FIFA umumkan Halftime Show perdana Piala Dunia 2026! Justin Bieber, BTS, Coldplay, Shakira, hingga Madonna tampil. Catat tanggalnya 20 Juli!
Harga Yamaha Aerox-e resmi diumumkan lebih murah dari prediksi! Motor listrik sporty ini siap hadir di Indonesia? Simak spesifikasi dan fiturnya!