Dari Tebing Breksi ke Panti, Touring JNE-FJ2 2026 Penuh Aksi Sosial
Touring JNE bersama jurnalis Jogja di Gunungkidul tak sekadar perjalanan, tapi juga aksi sosial dan dukung UMKM lokal.
Tim dari COHARD-PH RSUP Dr. Sardjito memberikan pelatihan skrining jantung penyakit jantung bawaan pada anak dengan mesin EKG AliveCor Kardia Mobile 6 bantuan dari PT. Bank Central Asia (BCA) kepada guru UKS SDN Percobaan 2 di Komplek SD Negeri Percobaan, Catur Tunggal, Kapanewon. Depok, Sleman, Selasa (7/11). Penyerahan bantuan alat medis ini merupakan salah satu bentuk komitmen perseroan dalam mendorong penguatan layanan kesehatan untuk masyarakat. Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk mendukung penelitian implementasi deteksi dini penyakit jantung bawaan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) melakukan skrining dini penyakit jantung di SDN Percobaan 2 Jogja, Selasa (7/11/2023).
Ketua Tim Pelaksana Skrining penyakit jantung bawaan pada anak dan COHARD-PH (Congenital Heart Disease and Pulmonary Hypertension) team FK-KMK UGM, Profesor Lucia Kris Dinarti mengatakan skrining awal penyakit jantung tersebut sejalan juga dengan Perda DIY No.103/2021 tentang Rencana Aksi Daerah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Yogyakarta Lestari Tahun 2021-2025.
BACA JUGA: Cuaca Panas Ekstrem Bisa Memicu Serangan Jantung Fatal? Berikut Penjelasannya
Kegiatan tersebut juga untuk menguji alat bantu kesehatan berupa mesin EKG AliveCor KardiaMobile 6L yang diterima FK-KMK UGM dari program Bakti BCA. “Mewakili FK-KMK UGM, donasi BCA ini akan menjadi salah satu aset berharga yang menunjang penelitian dan pendidikan kedokteran di FK-KMK UGM," katanya melalui keterangan pers, Rabu (8/11/2023).
Alat EKG 6L tersebut, lanjut Lucia, akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk melatih dan mengedukasi Guru UKS Sekolah Dasar dan para tenaga medis di Puskesmas setempat. Tujuannya, agar mereka semakin terampil untuk mendeteksi penyakit jantung bawaan pada anak sejak dini, sehingga program skrining penyakit jantung bawaan pada anak yang sudah termuat dalam Perda DIY dapat terlaksana dengan baik.
Berdasarkan data Heartology Cardiovascular Center bahwa 80.000 bayi di Indonesia per tahunnya lahir dan mengalami penyakit jantung bawaan. Sayangnya, sekitar 25% di antaranya membutuhkan penanganan serius pada usia pertamanya.
Kepala KCU Yogyakarta Dovi Kurniawan menyatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menyadarkan masyarakat bahwa penyakit jantung bawaan di Indonesia masih menjadi salah satu masalah penting di bidang kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi bentuk wujud nyata untuk ikut mendukung upaya deteksi penyakit jantung bawaan pada anak sejak dini.
"Untuk itu diperlukan berbagai inisiatif dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Kami, sebagai salah satu institusi perbankan yang dekat dengan masyarakat ingin memberikan perhatian lebih untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung berkembangnya ilmu kedokteran di Tanah Air," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Touring JNE bersama jurnalis Jogja di Gunungkidul tak sekadar perjalanan, tapi juga aksi sosial dan dukung UMKM lokal.
Cristiano Ronaldo masuk skuad Portugal di Piala Dunia 2026. Ini daftar lengkap pemain dan peluang juara Selecao das Quinas.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.