Cuaca DIY Hari Ini: Sleman dan Bantul Berpotensi Hujan
Cuaca DIY hari ini diperkirakan hujan ringan di Sleman dan Bantul. Simak prakiraan cuaca Jogja lengkap beserta suhu dan kelembapan udara.
Pembangunan konstruksi tiang pancang tol Jogja Bawen. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi.
Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen saat ini terus dikebut. Jalur tol ini diperkirakan akan bisa beroperasi pada 2024 mendatang.
Tol Jogja-Solo saat ini dalam proses pengerjaan untuk ruas Kartasura-Klaten dan ruas Junction Sleman-Trihanggo untuk wilayah DIY. Adapun Jogja-Bawen untuk seksi 1 yang sebagian besar melayang di atas Selokan Matara, juga terus dikebut pembangunannya.
Titik pertemuan kedua tol ini diberi nama Junction Sleman diperkirakan tuntas di 2024 sehingga bisa terssambung. Salah satu infrastruktur yang krusial di jalur tol adalah penerangan karena titik-titik tol di kedua jalan tol ini tidak semuanya berada di wilayah perkotaan.
BACA JUGA : Proyek Jalan Tol Jogja Solo Seksi 2 di Ring Road Barat Dikebut, Rambu-Rambu Diperbanyak
Berdasarkan situs resmi BPJT, Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Tol harus disesuaikan dengan Standard International Road Design berguna sebagai lampu penerangan pada beberapa area jalan tol.
Berdasarkan Standard International Road Design, lampu penerangan tersebut dipasang hanya pada lokasi tertentu seperti di daerah rawan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) atau black spot, mendekati area gerbang tol, simpang susun dan tol dalam kota.
Lampu jalan tol akan disetting juga secara otomatis menggunakan sistem timer switch sehingga lampu dapat menyala dan padam sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Akan tetapi ada beberapa titik yang dinyalakan oleh petugas secara manual.
Beberapa PJU di Jalan Tol juga sudah banyak yang menggunakan tenaga surya dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energinya.
BACA JUGA : Tol Jogja-Solo Seksi 2: Pembebasan Lahan Capai 53,76 Persen, Sisanya Dikebut
Setiap pemasangan tiang lampu jalan terdapat standar jarak antar tiang minimum sebesar 30 meter dengan tinggi tiang lampu 12 hingga 13 meter. Penentuan jarak antar tiang lampu penerangan tersebut sangat mempengaruhi kualitas penerangan.
Waktu pengoperasian lampu PJU menyala dan padam biasanya dimulai pukul 18.00 hingga pukul 06.00 WIB pagi dengan kuat pencahayaan paling tinggi sebesar 100%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BPJT
Cuaca DIY hari ini diperkirakan hujan ringan di Sleman dan Bantul. Simak prakiraan cuaca Jogja lengkap beserta suhu dan kelembapan udara.
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia