Kasus ISPA di Bantul Masih Tinggi, Dinkes Minta Warga Waspada
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Stok beras - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY memastikan stok pangan di wilayahnya aman sampai dengan akhir tahun. Pengendalian harga nantinya akan dilakukan dengan menggelar operasi pasar di sejumlah titik agar harga kebutuhan tetap stabil.
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti memastikan sampai dengan akhir tahun nanti stok pangan di wilayahnya masih aman untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat.
"Kalau stok untuk akhir tahun masih cukup ya dan untuk pasar murah masih akan kita upayakan sampai akhir tahun ada. Akan kita gerakkan dengan CSR dan juga dari beberapa distributor yang akan bergerak terus untuk pasar murahnya," kata Syam, Kamis (16/11/2023).
Menurut Syam, penyelenggaraan pasar murah telah dilakukan di sejumlah titik sampai ke level desa atau kalurahan. Pihaknya juga dibantu oleh beberapa instansi terkait dalam hal penganggaran sehingga bisa digelar dalam jumlah banyak untuk menekan kenaikan harga.
"Ini kan bergerak terus kita ke beberapa lokasi kan bergerak dengan pertanian juga, dengan BI juga ada dukungan anggaran untuk pelaksanaan pasar murah. Kalau titiknya sudah banyak sekali ya karena terus menerus kita lakukan. Levelnya bahkan sampai desa agar terjangkau," jelasnya.
BACA JUGA: Ribut Soal Nyamuk dengan Wolbachia, Ini Pernyataan Kementerian Kesehatan
Syam menyebut, banyaknya agenda politik dan juga bertepatan dengan masa libur panjang wisata pada akhir tahun dipastikan pula tidak perlu dikhawatirkan oleh masyarakat berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan pokok. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan distributor agar stok pangan tetap aman.
"Memang ada tahapan kampanye dan wisata, kita pastikan tetap tersedia ya, karena kan sudah jadi kewajiban pemerintah menyediakan stok bahan pangan. Kalau misalnya di sini kita kan ada grup distributor, itu sudah antisipasi mana yang kurang bahkan sampai ke harga juga diprediksi dan harus sudah dibahas di sana," ucapnya.
Ia menilai yang paling penting kebutuhan pangan pokok seperti beras tetap tersedia. Untuk kebaikan harga beberapa komoditas menjelang akhir tahun disebutnya menjadi hal yang biasa lantaran adanya kenaikan permintaan, sehingga membuat harga melonjak dan fluktuatif.
"Kemudian yang kami jaga betul pasti beras karena bahan pangan pokok dan dari Bulog sendiri sudah memastikan bahwa aman sampai dengan akhir tahun bahkan sampai awal tahun mendatang itu yang dikuasai oleh Bulog," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
TNBTS menutup akses wisata Gunung Bromo melalui Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro akibat kebakaran hutan di Blok Bantengan.
Atlet muda sepatu roda Indonesia meraih satu emas dan satu perunggu pada Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 di Jepang.
Bek PSIM Jogja Yusaku Yamadera menyebut laga melawan Aston Villa bersama Indonesia All Stars menjadi salah satu momen terbaik dalam kariernya.
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro hadir dengan desain serba hitam, fitur keselamatan baru, teknologi SHVS, dan dibanderol Rp333,8 juta.
Top Ten News Harianjogja.com 4 Agustus 2026 memuat berita kemarau, pendidikan, bansos beras, KAI, Timnas Indonesia, hingga fenomena langit.