Cara Pakai Dua Akun WhatsApp di Satu iPhone Tanpa Aplikasi Tambahan
Cara memakai dua akun WhatsApp di satu iPhone kini semakin mudah lewat fitur multi-akun resmi dan WhatsApp Business. Simak langkah lengkapnya di sini.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat melakukan pembinaan pedagang Pasar Potrojayan, Jumat (17/11/2023)/ Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Sebagai upaya menyukseskan program Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (Gempar) di Kabupaten Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyelenggarakan pembinaan Pedagang Pasar bertempat di Pasar Tradisional Potrojayan, Kalurahan Madurejo, Kapanewon Prambanan, Jumat (17/11/2023).
Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh 100 pedagang pasar juga dihadiri oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang sekaligus membuka secara langsung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Sementara program Gempar ini, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam revitalisasi pasar tidak hanya sarana prasarana, tetapi juga manajemen, seperti pemanfaatan quick response code Indonesian standard (QRIS) untuk memudahkan transaksi dan meminimalkan transaksi ilegal, hingga mengantisipasi peredaran uang palsu.
Baca Juga: Tiga Pasar Tradisional di Jogja Akan Direvitalisasi, Ini Daftarnya
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan dukungan dan apresiasinya atas penyelenggaraan pembinaan pedagang pasar dalam upaya menyukseskan program Gempar di Kabupaten Sleman. Ia berharap pembinaan pedagang pasar melalui Gempar ini dapat meningkatkan minat masyatakat untuk berbelanja ke pasar tradisional dan dapat meningkatkan kesejahteraan para pedagang di pasar.
Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan juga pembinaan Bebas Kredit Ilegal Menuju Sejahtera (Beres) dengan melibatkan Bank Sleman Syariah dalam penyelenggaraanya. Pembinaan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman bagi para pedagang pasar agar terhindar dari jasa kredit ilegal berkedok koperasi.
Baca Juga: Pedagang Pasar Tradisional DIY Diedukasi Penggunaan QRIS
Terkait dengan hal tersebut, Bupati Sleman juga mengimbau para pedagang maupun masyarakat yang membutuhkan dana untuk modal pengembangan usahanya, agar melakukan peminjaman di koperasi resmi ataupun di bank yang resmi seperti dengan BPD, BRI, BNI, Bank Sleman, Bank Sleman Syariah dan maupun bank resmi lainnya.
"Melalui kegiatan ini, saya mengajak seluruh masyarakat Sleman jika membutuhkan dana untuk meminjam di bank resmi dan koperasi resmi serta menghindari koperasi ilegal," ujar Kustini.
Baca Juga: Tiga Pasar di DIY Jadi Proyek Percontohan Program PAS AMAN
Selain itu, sebagai penutup rangkaian kegiatan pembinaan pedagang pasar Potrojayan, Bupati Sleman menyerahkan secara simbolis bantuan dari Baznas Kabupaten Sleman kepada Ketua Paguyuban Pasar Potrojayan yang kemudian akan digunakan pembentukan koperasi pedagang sebagai upaya mengurangi kredit ilegal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cara memakai dua akun WhatsApp di satu iPhone kini semakin mudah lewat fitur multi-akun resmi dan WhatsApp Business. Simak langkah lengkapnya di sini.
Liverpool resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah gagal meraih trofi musim 2025/2026. Andoni Iraola disebut masuk radar pengganti.
Kemenkes mengintegrasikan skrining kanker usus dalam Program Cek Kesehatan Gratis. Sebanyak 11.000 hasil positif ditemukan dari peserta skrining.
Harga iPhone di iBox pada Mei 2026 mayoritas naik. iPhone 15 dan iPhone 17 mencatat kenaikan terbesar, sementara iPhone 14 justru turun.
Stellantis menarik 419.035 unit Jeep Grand Cherokee di AS akibat gangguan software yang berpotensi menghambat pengembangan airbag samping saat kecelakaan.
Seekor ular kobra sepanjang 1,2 meter dievakuasi dari rumah warga di Prambanan, Klaten. Polisi mengimbau warga tidak menangkap ular sendiri.