Advertisement
Polsek Godean Tangkap 2 Pelaku Pencurian Sepeda Motor
Pelaku curanmor saat dihadirkan di Mapolsek Godean, Selasa (20/11/2023) - Polsek Godean
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Petugas dari Polsek Godean menangkap AYP, 24, warga Sidomulyo, Godean, dan PA, 22, warga Sidoluhur, Godean, Sleman karena melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Padukuhan Sidokarto, Godean, pada 19 November 2023.
Kapolsek Godean Kompol Suharyanta mengatakan kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan polisi dari korban Marmiyatun, 61, warga Sembuh Wetan RT 003 RW 025, Padukuhan Sidokarto, Godean pada 19 November 2023. Saat itu, korban melaporkan telah kehilangan satu unit sepeda motor dan tiga unit ponsel. "Total kerugian sekitar Rp18 juta," kata Kapolsek, Selasa (21/11/2023).
Advertisement
Lebih lanjut Kapolsek mengungkapkan, kasus pencurian sepeda motor berawal dari anak korban bermain dengan teman-temannya di rumah temannya dan menginap di rumah korban.
Saat itu sepeda motor diparkir di teras rumah tidak dikunci stang. Selanjutnya korban bersama anaknya dan teman-teman anaknya tidur. Pada saat bangun, anak korban kaget karena mendapati sepeda motor beserta 3 buah ponsel sudah tidak ada.
BACA JUGA: Sidang Perdana Mutilasi Mahasiswa UMY Digelar di PN Sleman, Ini Jadwalnya
Anak korban memberitahu kepada orang tuannya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Godean.
“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dengan cara melakukan cek TKP dan mencari informasi sertap melakukan interogasi terhadap para saksi,” katanya.
Dari hasil penyelidikan dan petunjuk yang didapat dan dari keterangan para saksi diperoleh informasi tentang indentitas tersangka. Pada Minggu (19/11/2023) sekira pukul 17.00 wib para pelaku berhasil diamankan di rumah salah satu pelaku di wilayah Godean.
"Dari hasil pemeriksaan, para pelaku masuk sewaktu korban tertidur. Setelah masuk, pelaku mengambil handphone dan kunci sepeda motor, kemudian sepeda motor dibawa pergi dengan menggunakan kunci yang telah diambil," katanya. Atas kasus tersebut, kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KemenHAM Minta Polisi Percepat Kasus Air Keras Aktivis KontraS
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Masalah THR Lebaran di Bantul Muncul, 1 Kasus Naik ke DIY
- Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal Imsakiyah Jogja 15 Maret 2026, Cek Waktu Sahur dan Buka
Advertisement
Advertisement







