Ini Akses Jalan Menuju Tempat Parkir Menara Kopi Kotabaru Jogja
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Pertemuan para kader PP yang ikut menjadi Caleg dalam Pemilu 2024, Sabtu (25/11/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ormas Pemuda Pancasila DIY mendata sebanyak 48 anggotanya ikut dalam persaingan calon anggota legislatif di 2024 dari berbagai partai politik. Mereka dikumpulkan dalam kegiatan pembekalan yang dihelat oleh Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP DIY di Hotel Cakra Kusuma, Sleman, Sabtu (25/11/2023) malam.
Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY Faried Jayen Soepardjan menjelaskan dari hasil pendataan desk pemilu PP DIY, tercatat ada 48 kader yang nyaleg pada Pemilu 2024. Mereka berasal dari berbagai partai dengan tingkat daerah pencalonan yang berbeda. Menurutnya hanya saat kader yang maju di Pileg DPR RI yaitu Yuni Astuti. Jayen menginstruksikan agar anggota PP yang nyaleg agar bisa memberikan warna tersendiri di dalam peta perpolitikan saat ini.
BACA JUGA : Pemilu 2024, Wali Kota Magelang Mengimbau Warga Santun dan Dewasa
“Kami sampaikan ke teman-teman dari partai mana pun, kalian harus bisa mewarnai partainya. Karena kami dididik jadi patriot bangsa, jadi pejuang. Begitu juga para kader yang jadi caleg, harus punya jiwa berjuang, jangan sekadar cuma jadi angka ikut,” katanya.
Ia menegaskan, ormas PP memang bukan organisasi politik, namun ia mendorong anggotanya harus tetap melek politik. Anggota Pemuda Pancasila, kata dia, jangan sampai hanya dimanfaatkan untuk diambil suaranya saja.
“Kami mengajak semua anggota Pemuda Pancasila untuk melek politik, melek kepentingan. Kita punya kader-kader terbaik yang saat ini maju sebagai caleg. Itu harus kita dukung," ujarnya.
Akan tetapi terkait dukungan untuk kader, MPW Pemuda Pancasila DIY akan menggelar rapat pleno membahas tentang penilaian nama anggota yang maju di Pileg 2024. Jika dalam pleno yang bersangkutan punya kiprah bagus dan berperan membesarkan organisasi PP di DIY tentu akan diberikan rekomendasi dan dukungan.
“Sementara kalau yang tidak punya kiprah sama sekali jangan harap akan mendapatkan rekomendasi dan dukungan dari kami di Pileg 2024," ucapnya.
BACA JUGA : Catat! Alat Peraga Kampanye di Sleman Dilarang Dipasang di Titik Ini
Ia menuturkan jumlah anggota sesuai Kartu Tanda Anggota (KTA) diverifikasi ketat ada 48 ribu anggota. Jumlah ini tentu bisa memberikan banyak manfaat bagi anggota Pemuda Pancasila DIY yang maju di Pileg 2024. “Jumlah itu kemungkinan bertambah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.