Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Aktivitas lalu lintas di Kawasan gapura perbatasan dengan Klaten, Jawa Tengah di Padukuhan Jentir, Sambirejo, Ngawen. Minggu (26/11/2023)./ Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lampu penerangan jalan umum (LPJU) di perbatasan Gunungkidul-Klaten tepatnya di padukuhan Jentir, Sambirejo, Ngawen masih terlalu gelap. Warga berharap adanya penambahan fasilitas agar jalanan semakin terang.
Dukuh Jentir, Sri Bekti Surono mengatakan, Tanjakan Sambeng di wilayahnya merupakan merupakan akses utama masuk ke Gunungkidul dari sis tengah, tepatnya dari Cawas, Klaten, Jawa Tengah. Ia tidak menampik ada jalur lain untuk masuk, yakni di Tanjakan Bundelan via Kalurahan Tancep, Ngawen.
Meski demikian, di sisi keamanan paling aman via Sambeng di Kalurahan Sambirejo karena jalurnya lebih representatif. Selain lebar, tanjakan juga tidak ekstrem sehingga bus pariwisata maupun truk bermuatan berat bisa aman melintasinya.
“Sayang lampu penerangananya juga masih kurang sehingga terlihat gelap di sepanjang jalur,” kata Bekti kepada Harianjogja.com, Minggu (26/11/2023).
Dia menjelaskan, sudah ada lampu penerangan jalan yang dipasang. Namun, jumlah yang terpasang masih sangat kurang.
Total ruas di jalur perbatasan ini memiliki Panjang sekitr 1,5 kilometer. Adapun pemasangan baru berada di jalur puncak Tanjakan Sambeng dan Kawasan gapura perbatasan Gunungkidul. Adapun selebihnya di titik tengah tanjakan dan mulai dari perbatasan dengan Cawas, Klaten hingga dekat gapura belum ada fasilitas lampu penerangan.
“Masih sangat kurang. Misalnya di Kawasan gapura baru ada tujuh lampu dan selebihnya ke utara sampai ke perbatasan Klaten tidak ada LPJU yang terpasang,” katanya.
BACA JUGA: Anggaran Terbatas, DIY Masih Kekurangan Lampu Jalan
Ia berharap ada penambahan faslitas LPJU agar jalannya semakin terang sehingga tingkat kerawanan kecelakaan maupun kriminalitas bisa ditekan. “Kalau tidak salah terakhir pemasangan di 2017. Setelah itu, belum ada penambahan lampu penerangan jalan,” katanya.
Tak jauh berbeda diungkapkan oleh Pardiyanto, warga Sambeng 1, Kalurahan Sambirejo, Ngawen. Menurut dia, dari sisi jalan tidak ada masalah karena kondisinya bagus.
“Yang kurang hanya lampu penerangan jalan. Kalau bisa ditambah, maka akan lebih baik karena dapat terlihat terang,” katanya.
Untuk urusan penerangan, ia mengakui kalah dengan wilayah Klaten karena mulai dari pertigaan Bulu sampai dengan titik berbatasan dengan Gunungkidul ada LPJU yang terpasang LPU. “Ruasnya lebih dari satu kilometer meter dan kondisinya terang semuanya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Tiket konser comeback BIGBANG ludes 22 menit. Tur dunia 2026–2027 termasuk Jakarta, menandai 20 tahun debut mereka.
Apple dikabarkan melobi pemerintah AS untuk akses chip CXMT di tengah krisis pasokan memori akibat lonjakan permintaan AI global.
Android 17 dikabarkan membawa fitur foldable gaming mode yang mengubah ponsel lipat menjadi konsol genggam dengan kontrol virtual.
Aljazair vs Austria imbang 1-1 di Grup J Piala Dunia 2026 membuat peluang Iran lolos ke 32 besar semakin terancam.
Argentina unggul 2-0 atas Yordania di babak pertama Piala Dunia 2026 meski tanpa Messi berkat gol Lo Celso dan Lautaro Martinez.