Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Aktivitas lalu lintas di Kawasan gapura perbatasan dengan Klaten, Jawa Tengah di Padukuhan Jentir, Sambirejo, Ngawen. Minggu (26/11/2023)./ Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lampu penerangan jalan umum (LPJU) di perbatasan Gunungkidul-Klaten tepatnya di padukuhan Jentir, Sambirejo, Ngawen masih terlalu gelap. Warga berharap adanya penambahan fasilitas agar jalanan semakin terang.
Dukuh Jentir, Sri Bekti Surono mengatakan, Tanjakan Sambeng di wilayahnya merupakan merupakan akses utama masuk ke Gunungkidul dari sis tengah, tepatnya dari Cawas, Klaten, Jawa Tengah. Ia tidak menampik ada jalur lain untuk masuk, yakni di Tanjakan Bundelan via Kalurahan Tancep, Ngawen.
Meski demikian, di sisi keamanan paling aman via Sambeng di Kalurahan Sambirejo karena jalurnya lebih representatif. Selain lebar, tanjakan juga tidak ekstrem sehingga bus pariwisata maupun truk bermuatan berat bisa aman melintasinya.
“Sayang lampu penerangananya juga masih kurang sehingga terlihat gelap di sepanjang jalur,” kata Bekti kepada Harianjogja.com, Minggu (26/11/2023).
Dia menjelaskan, sudah ada lampu penerangan jalan yang dipasang. Namun, jumlah yang terpasang masih sangat kurang.
Total ruas di jalur perbatasan ini memiliki Panjang sekitr 1,5 kilometer. Adapun pemasangan baru berada di jalur puncak Tanjakan Sambeng dan Kawasan gapura perbatasan Gunungkidul. Adapun selebihnya di titik tengah tanjakan dan mulai dari perbatasan dengan Cawas, Klaten hingga dekat gapura belum ada fasilitas lampu penerangan.
“Masih sangat kurang. Misalnya di Kawasan gapura baru ada tujuh lampu dan selebihnya ke utara sampai ke perbatasan Klaten tidak ada LPJU yang terpasang,” katanya.
BACA JUGA: Anggaran Terbatas, DIY Masih Kekurangan Lampu Jalan
Ia berharap ada penambahan faslitas LPJU agar jalannya semakin terang sehingga tingkat kerawanan kecelakaan maupun kriminalitas bisa ditekan. “Kalau tidak salah terakhir pemasangan di 2017. Setelah itu, belum ada penambahan lampu penerangan jalan,” katanya.
Tak jauh berbeda diungkapkan oleh Pardiyanto, warga Sambeng 1, Kalurahan Sambirejo, Ngawen. Menurut dia, dari sisi jalan tidak ada masalah karena kondisinya bagus.
“Yang kurang hanya lampu penerangan jalan. Kalau bisa ditambah, maka akan lebih baik karena dapat terlihat terang,” katanya.
Untuk urusan penerangan, ia mengakui kalah dengan wilayah Klaten karena mulai dari pertigaan Bulu sampai dengan titik berbatasan dengan Gunungkidul ada LPJU yang terpasang LPU. “Ruasnya lebih dari satu kilometer meter dan kondisinya terang semuanya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.