Advertisement

Alumni UWM Diharapkan Jadi Agent of Promotion, Katalisator dan Kontributor

Media Digital
Selasa, 05 Desember 2023 - 17:37 WIB
Arief Junianto
Alumni UWM Diharapkan Jadi Agent of Promotion, Katalisator dan Kontributor Peserta Dialog KAWIMA foto bersama usai kegiatan. - Istimewa

Advertisement

SLEMAN—Keluarga Alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (Kawima) menggelar Dialog Kawima  di Wisma Wijaya II, Kaliurang, Sleman, Sabtu (2/12/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III Universitas Widya Mataram (UWM) dan puluhan alumnus, di antaranya Ketua Panitia Dialog Kawima, Anten Djuhansyah dan Ketua Kawima, Haryanto.

Advertisement

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III, Puji Qomariyah berharap struktur kepengurusan Kawima berikutnya dibenahi dan disesuaikan dengan kebutuhan program kerja yang akan dilaksanakan.

Selain itu, dia juga menyampaikan perihal pembangunan kampus baru masih membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga para alumni diharapkan mampu memberikan kontribusi.

“Salah satu contoh adalah apa yang dilakukan oleh alumni IPB saat mengumpulkan dana bagi pembangunan salah satu bagian kampusnya dan mampu terkumpul lebih dari Rp1,5 miliar dalam waktu singkat,” kata Puji.

“Saya tidak mengatakan bahwa alumni UWM harus mengumpulkan dana seperti yang dilakukan alumni IPB, tetapi tentu kita berharap ada alumni UWM yang berempati atas rencana pembangunan beberapa bagian kampus baru UWM,” lanjutnya.

Menurut Wakil Rektor III UWM, peran alumni sangat penting terutama sebagai agent of promotion, katalisator dan kontributor baik berupa materi maupun immateri. “Tressure study sangat penting bagi upaya akreditasi kampus, khususnya dalam mendata sejauh mana alumni UWM terserap di berbagai bidang. Tetapi data yang masuk hingga saat ini baru sekitar 10 persen,” ujar Puji.

Wakil Rektor I UWM, Jumadi Ridwan menyampaikan bahwa dalam membangun kekuatan alumni atau untuk membuat UWM unggul, alumni menggunakan istilah atau mem-branding UWM sebagai Kampusnya Sri Sultan HB X.

“Sehingga sah-sah saja bila seorang alumnus UWM ketika sedang studi lanjut atau mencari kerja lalu mengatakan dia alumnus dari kampusnya Sri Sultan HB X di Jogja,” kata Jumadi.

BACA JUGA: UWM Selenggarakan Tenis Meja Peringati Dies ke-41

Menurut dia, untuk menyusun kurikulum, alumni dapat ikut berpartisipasi mendesain kurikulum yang sedang dibuat oleh almamater.

Alumni sebaiknya juga tidak menolak ketika diundang oleh kampus untuk menjadi narasumber dalam kegiatan yang diadakan oleh kampus.

“Saya sedang ditugaskan untuk merintis pembukaan tujuh program studi baru yaitu Magister Management, Teknologi Informasi, Ilmu Budaya, Pariwisata, Hubungan Internasional, Kenoktariatan dan Profesi Arsitek,” ujar Jumadi.

“Untuk membuka ketujuh prodi itu dibutuhkan dukungan dari alumnus yang memiliki kompetensi keilmuan yang terkait dengan ketujuh prodi tersebut. Sebab saat ini kami masih kekurangan tenaga edukatif untuk memenuhi persyaratan pembukaan prodi tersebut,” ujar dia.

Adapun, dalam dialog yang dipandu oleh Sili Suli, beberapa peserta juga mengemukakan usulan dan pendapatnya terkait untuk kemajuan kampus UWM Yogyakarta. Di antaranya, Septi Sri Rejeki (alumni Fisipol) yang mengajak alumni percaya diri sebagai alumni UWM, yang juga mampu bersaing dengan alumni dari perguruan tinggi yang lain.

Septi juga mengajak agar alumni tetap membangun jalinan komunikasi dan jejaring. Titin (Alfateta/Staf Jurusan Teknologi Pertanian) menyampaikan pentingnya database alumni. Perlu ditata dengan baik sumber keuangan Kawima, baik dana rutin maupun dana nonrutin.

Aida Dewi, Direktur Pascasarjana Hukum mengungkapkan, bahwa ia belum terlalu paham betul dengan Kawima. “Apalagi saya ini alumnus angkatan 2010. Tetapi pada prinsipnya saya siap membantu dalam proses pendataan alumni,” kata dia.

“Untuk proses pendataan alumni, perlu dibantu oleh pengurus alumni di tiap fakultas dan angkatan. Juga perlu dibuat semacam Dana Abadi Kawima,” imbuh Alex Widianto Kalalo, Senior KAFE WIMA.

Sementara itu, Tata Heriyanta (Alfateta), Budijono (Ketua Kawima), Haryanto (Ketua Kawima), Anten Djuhansyah (Sekjen Kawima), Wahyudi  (Ketua Alumni AP Fisip Kelas Sore), Deden Hadiwinata (Mantan Ketua UKM Pramuka), Agus Suprapto (Alumni Fakultas Teknik), Sili Suli (KAFE WIMA)  menyoal tentang kepengurusan, program kerja, serta peluang-peluang untuk membesarkan almamater UWM Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kasus Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Jadi Kasus Terbanyak di Mahkamah Syariyah di Aceh

News
| Selasa, 05 Maret 2024, 13:07 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement