El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Ilustrasi Kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Kabupaten Bantul saat ini berstatus Siaga Darurat Bencana Kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, memperpanjang status itu hingga akhir Desember, dari sebelumnya berakhir 30 November.
"Ada perpanjangan sampai 31 Desember. Pertimbangannya, karena masyarakat masih membutuhkan bantuan air akibat kekeringan," kata Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah saat dikonfirmasi di Bantul, Rabu (6/12/2023).
Meski pada awal Desember ini di wilayah DIY sudah masuk musim hujan, kata dia, namun hujan belum merata dan di Kabupaten Bantul intensitas hujan belum tinggi, sehingga belum berdampak pada ketersediaan air tanah maupun sumur warga.
"Dengan alasan kondisi hujan belum intens, artinya air belum meresap sampai ke dalam tanah, sehingga sumber-sumber air belum mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan harian masyarakat," katanya.
Dengan perpanjangan status siaga darurat kekeringan tersebut, lanjutnya, maka BPBD Bantul juga selalu siaga dan siap memberikan bantuan distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan.
"Dropping air ke wilayah terdampak kekeringan masih berjalan, kemudian jika ada kebutuhan permintaan bantuan air bersih tentunya akan tetap dilayani," katanya.
BACA JUGA: Ade Armando Dilaporkan ke Polda DIY Terkait Ucapan Politik Dinasti di Jogja
Dia menyebutkan berdasarkan infografis dropping air bersih Bantul, data masyarakat yang terdampak kekeringan pada 2023 hingga 3 Desember sebanyak 11.769 keluarga terdiri dari 46.552 jiw, yang tersebar di 11 kecamatan yang terdiri 25 kelurahan dan 80 pedukuhan (dusun).
Total bantuan air bersih yang didistribusikan sebanyak 10.155.000 liter dengan rincian dari BPBD Bantul sebanyak 632 tangki air, dari PMI Bantul sebanyak 630 tangki air, Dinsos Tagana Bantul sebanyak 344 tangki air, dan donasi dari luar sebanyak 225 tangki air.
Dia mencatat Kecamatan Dlingo menjadi wilayah yang paling terdampak kekeringan dengan didistribusikan sebanyak 4.610.000 liter air, kemudian Kecamatan Kasihan sebanyak 1.535.000 liter air, dan Kecamatan Pundong sebanyak 1.075.000 liter air.
Kemudian sisanya telah didistribusikan ke delapan kecamatan di Bantul yaitu wilayah Sedayu, Banguntapan, Piyungan, Pajangan, Pleret, Bambanglipuro, Pandak, dan Imogiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.