Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Minggu 21 Juni 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru agar tidak kehabisan tiket.
Kegiatan Jelajah Ruang Menoreh Geoheritage Run And Walk 2023 dilepas oleh Plh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Kurniawan bersama Paniradya Pati Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho di Kawasan Embung Tonogoro, Banjaroyo, Kalibawang, Kulonprogo, Minggu (12/12/2023). Ist/dispardiy
Harianjogja.com, KULONPROGO—Jelajah Ruang Menoreh Geoheritage Run and Walk menghadirkan kombinasi unik antara kebugaran, edukasi dan kesenian. Kegiatan yang didukung Dana Keistimewaan ini berhasil menarik minat ratusan peserta termasuk wisatawan mancanegara.
Kegiatan Jelajah Ruang Menoreh Geoheritage Run And Walk 2023 dilepas oleh Plh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Kurniawan bersama Paniradya Pati Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho di Kawasan Embung Tonogoro, Banjaroyo, Kalibawang, Kulonprogo.
Event kerjasama Dinas Pariwisata DIY dengan Pemkab Kulonprogo, Si Bakul Jogja dan Pokdarwis Banjaroyo ini diikuti sekitar 250 peserta. Peserta bisa memilih dua kategori, lari sejauh lima kilometer atau berjalan kaki sejauh tiga kilometer.
Menurut Kurniawan, kegiatan tersebut digelar untuk mempromosikan kawasan wisata Banjaroyo karena sport turism menjadi salah satu hal yang saat ini digemari masyarakat dan wisatawan. "Kegiatan yang didukung penuh oleh Dana Keistimewaan ini juga bertujuan memberikan edukasi mengenai penataan ruang Menoreh secara visual dan non visual," katanya melalui keterangan pers, Selasa (12/12/2023).
BACA JUGA: Dispar Kulonprogo Siapkan Acara Hiburan di 8 Destinasi Selama Libur Nataru
Dia menjelaskan event tersebut tidak hanya diikuti peserta lokal tetapi juga diikuti oleh 13 peserta dari mancanegara seperti Filipina, Pakistan, Kolombia, Rusia dan Yaman.
Meski jarak tempuh yang dilalui tidak terlalu jauh namun medan berbukit meluntasi perkampungan dan perkebunan di kawasan Menoreh cukup menguras tenaga para peserta mengaku senang karena sepanjang perjalanan disuguhkan pemandangan panorama perbukitan Menoreh yang indah dan berudara segar.
Usai malakukan walk n run para peserta juga menikmati acara Festival Buah 2023 yang menyajikan berbagai potensi pertanian holtikultura yang dikelola masyarakat seperti buah klengkeng, manggis, mangga, rambutan, alpukat, anggur dan tentunya buah durian yang menjadi icon dikawasan Banjaroyo, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo.
"Jadi kami berharap Ruang Menoreh Geoheritage Run and Walk ini mampu mengenalkan kawasan Menoreh ke masyarakat luas. Tidak hanya sebagai destinasi wisata sport tourism namun juga sebagai kawasan sentra buah khususnya durian di DIY," harapnya.
Penjabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti menyambut baik kegiatan yang dikemas dalam rangkaian Jelajah Ruang Menoreh Geoheritage ini. Menurutnya, event tersebut menjadi ajang promosi wisata yang menarik.
"Saya berharap kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan kawasan menoreh sebagai bagian dari geoheritage yang perlu dilestarikan dan dioptimalkan pemanfaatan untuk mendukung pariwisata," katanya di sela kegiatan.
Kegiatan yang didukung dana keistimewaan ini Menampilkan Kelompok tani 12 dan para pedangan buah durian serta umkm yang menawarkan berbagai olahan kuliner para pengunjung dapat langsung menikmati berbagai hasil buah yang dijual dengan harga sangat terjangkau, para pengunjung juga dihibur dengan berbagai kesenian musik dan tari tradisi.
Festival buah yang rutin diselanggarakan dikawasan ini diharapkan dapat lebih mengenalkan potensi yang ada dimasyarakat khususnya buah-buah lokal yang dikembangkan di Kapanewon Kalibawang.
Kapanewon Kalibawang sebagai sentra durian memiliki luasan panen kurang lebih 467 hektar. Kondisi ini menjadikan durian sebagai komoditas holtikultura unggulan Kulonprogo yang bernilai ekonomis tinggi. Untuk itu, pemerintah melalui dinas terkait terus mengembangkan berbagai varietas durain ungul dan memperbanyak kuantitasnya.
BACA JUGA: Situs Warisan Geoheritage Simpan Potensi Besar Kesejahteraan
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemda DIY Tri Saktiyana mengingatkan untuk menjaga lingkungan alam agar tercipta Kulonprogo yang semakin sejahtera.
Ia mengatakan, masyarakat menjaga lingkungan alam ini. Geoheritage di Menoreh ini jutaan tahun terjadinya, di atasnya ada buah-buahan, pohon-pohonan, ada kehidupan kebudayaan. "Mari kita jaga semuanya mudah-mudahan Kulonprogo semakin sehat dan sejahtera," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Minggu 21 Juni 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru agar tidak kehabisan tiket.
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Bahasa Inggris jadi mapel wajib SD mulai 2027. Mendikdasmen Abdul Mu’ti siapkan pelatihan guru untuk peningkatan kompetensi global.
Kejari Jaksel menerima pelimpahan kasus Roy Suryo dan dokter Tifa dengan 714 barang bukti serta penjamin keluarga dari masing-masing tersangka.
Jalur TNGGP Gunung Gede Pangrango ditutup 23–29 Juli 2026 untuk event trail run internasional dan perbaikan fasilitas pendakian.
Anggota DPRD Sleman Raudi Akmal jadi tersangka korupsi dana hibah pariwisata 2020 senilai Rp10,95 miliar dan langsung ditahan 20 hari.