Advertisement
Update Tol Jogja-Solo: Rest Area Akan Dibangun di Exit Toll Bokoharjo, Ini Titik Lokasinya

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Rest Area dipastikan akan dibangun di kawasan exit toll Bokoharjo pada ruas tol Jogja-Solo. Konsep rest area ini di antaranya menjadi salah satu pembahasan dalam rapat antara Ditjen Bina Marga dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Selasa (12/12/2023) lalu.
Sekda DIY Beny Suharsono menjelaskan rest area tol Jogja-Solo memang menjadi salah satu topik pembahasan dalam rapat tersebut, di luar materi lain pembahasan infrastruktur yang dibangun kolaborasi antara Pemda DIY dengan Pemerintah Pusat. Seperti jalur jalan lingkar selatan (JJLS) atau Pansela, jembatan pandansimo hingga jalur alternatif ke Gunungkidul via Prambanan.
Advertisement
BACA JUGA : Sowan Sultan Jogja, Perwakilan Kementerian PUPR Bahas Percepatan Tol Jogja-Solo
“Selain tol Jogja-Solo, pertemuan itu banyak sebenarnya yang dibahas termasuk beberapa infrastruktur yang saat ini sedang dalam proses pembangunan seperti JJLS, jembatan pandansimo yang baru saja peletakan batu pertama dan jalur alternatif ke Gunungkidul, termasuk rest area yang di Prambanan,” kata Beny.
Konsep resta area di exit toll Prambanan ini akan dikonsep berbeda dengan rest area tol pada umumnya. Karena akan lebuh mengedepankan produk lokal seperti UMKM. Harapannya rest area ini bisa menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Jogja.
“Rest area ini nanti bisa dimanfaatkan pengguna baik yang akan keluar dan masuk tol, harapannya bisa menjadi salah satu pusat ekonomi baru,” katanya.
Adapun titik lokasi rest area tersebut berada di sisi selatan kawasan wisata Tebing Breksi. Titik ini nantinya akan terhubung juga dengan jalan alternatif ke Gunungkidul atau dikenal dengan ruas Prambanan-Gayamharjo. “Untuk lahan [rest area] sudah dibebaskan,” ujarnya.
Ruas Prambanan-Gayamharjo yang merupakan jalur alternatif ke Gunungkidul ini terhubung langsung dengan exit toll Bokoharjo. Pembangunannya dibagi menjadi dua segmen yaitu segmen A dan segmen B. Segmen A sisi barat yang langsung menyambung dengan exit toll dibangun Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dengan Panjang sekitar 4,7 kilometer. Sedangkan segmen B di sebelah timur yang akan terhubung dengan ruas Tawang-Ngalang Gunungkidul akan dibangun dengana danais dengan Panjang sekitar 4,3 kilometer.
Sebelumnya Kabid Bina Marga Dinas PUP ESDM Kwaryantini Ampeyanti Putri mengatakan jalan baru pada segmen Prambanan-Gayamharjo ini letaknya berada di sisi selatan kawasan wisata Tebing Breksi dan Candi Ijo. Kemudian berbelok ke selatan dengan posisi berada di sisi timur kawasan wisata Obelix. “Jalan baru ada di sisi selatan breksi & candi ijo, kalau [posisi] dengan Obelix sebelah timurnya,” katanya.
BACA JUGA : 21 Desember Seluruh Truk Pengangkut Tanah Uruk Tol di DIY Setop Beroperasi
Ia memastikan jalan lama di lokasi tersebut masih ada, karena letak jalan baru yang dibangun sebagai jalur alternatif ke Gunungkidul di lokasi ini berada di bawah jalan lama. Jalan baru yang dibangun akan berupa underpass yang berada di kawasan perbukitan Prambanan.
“Jalan existing tetap [ada], jalan baru ada di bawah jalan existing, jadi nanti semacam underpass. Bukan terowongan tapi semacam underpass, karena nanti disitu akan difasilitasi jalan ramp menuju Breksi dan Candi Ijo, serta jalan turun Prambanan Piyungan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Antisipasi Gangguan Penerbangan, Polres Wonosobo Amankan Tiga Balon Udara Liar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
- Arus Balik, Jalur Fungsional Tol di Tamanmartani Sempat Dilewati Lebih dari 1.000 Kendaraan per Jam
- Sejak Lebaran, Hampir 50 Ribu Wisatawan Kunjungi Destinasi Wisata di Gunungkidul
Advertisement
Advertisement