Kemarau Picu Lonjakan Kebakaran di Sleman, Kejadian Capai 61 Kasus
Kebakaran di Sleman melonjak saat musim kemarau. Hingga 14 September 2026 tercatat 61 kejadian, mayoritas merupakan kebakaran lahan.
Suasana Apel Pasukan Operasi Lilin Polres Gunungkidul./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Gunungkidul berupaya mengantisipasi gangguan keamanan di Bumi Handayani selama perayaan Natal tahun ini. Salah satunya adalah dengan sterilisasi di gereja-geraja.
Kapolres Gunungkidul, Edy Bagus Sumantri mengatakan dalam upaya sterilisasi tersebut menggandeng Satbrimob Polda DIY menggunakan alat pendeteksi logam dan lainnya. Setidaknya ada lima gereja besar yang menjadi sasaran sterilisasi.
BACA JUGA: Libur Nataru, Polres Bantul Siapkan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Terpadu
“Gereja yang rawan [ancaman] tidak ada tapi kami tetap mengantisipasi terhadap gangguan kamtibmas [keamanan, ketertiban masyarakat],” katanya.
Kelima gereja itu masing-masing adalah GKJ Wiladeg, dan Gereja Katolik Santo Petrus Paulus Kelor, Kapanewon Karangmojo; Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius dan GKJ Wonosari, Kapanewon Wonosari; serta Gereja Santo Yusuf Bandung, Kapanewon Playen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran di Sleman melonjak saat musim kemarau. Hingga 14 September 2026 tercatat 61 kejadian, mayoritas merupakan kebakaran lahan.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.