Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Satgas Saber Pungli tengah melakukan pengecekan di titik parkir di Kawasan Gumaton, Kamis malam (21/12/2023) /Dokumentasi Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Libur natal kali ini banyak wisatawan dari berbagai daerah berkunjung ke Jogja. Sayangnya hal ini masih diikuti dengan mobil yang parkir sembarangan serta kemunculan parkir liar dan parkir dengan tarif nuthuk.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto, mengatakan di sekitar Malioboro banyak mobil yang parkir sembarangan di sisi jalan sehingga menimbulkan kemacetan. “Contoh di jalan Pasar Kembang. Itu tidak diperbolehkan untuk parkir. Tapi masih banyak yang parkir di atas biku-biku, sudah ada markanya tetap diparkir,” katanya, Selasa (26/12/2023).
BACA JUGA : Jogja Macet! 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa di 2 Stasiun, Ini Daftarnya
Maka pihaknya bersama kepolisian sudah menerjunkan petugas untuk menegur orang yang parkir di situ. “Kami imbau agar tidak parkir di situ. Atau terpaksa kalau kita cari tidak ketemu, kita gemboskan. Agar suatu saat kalau ke Jogja lagi ingat tidak parkir di situ karena pernah digemboskan,” katanya.
Di samping itu, parkir liar dan parkir dengan tarif nuthuk juga banyak bermunculan. Hal ini menurutnya terjadi karena para pelaku melihat adanya peluang di libur nataru ini dengan ketersediaan lahan parkir resmi yang kurang. Ia tidak sepenuhnya melarang, namun diharapkan dapat menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas.
“Mereka melihat kesempatan itu sehingga melakukan kegiatan parkir. Maka kami mengimbau masyarakat seandainya melakukan kegiatan parkir jangan menghalangi lalu lintas. Jangan di sembarang tempat. Kalau memungkinkan monggo,” ungkapnya.
Tarif parkir juga harus disesuaikan dengan aturan yang ditentukan Pemkot Jogja. “Jangan sembarangan menaikkan tarif yang tentu saja berdampak tidak baik untuk pariwisata Kota Jogja. Tarif yang nuthuk juga sudah ada laporan yang masuk,” ucapnya.
Beberapa laporan yang masuk yakni berlokasi di sekitar Alun-Alun Kidul dan Gembiraloka Zoo. Di lokasi tersebut ditemukan parkir liar dengan tiket parkir yang tidak resmi dan harganya lebih tinggi, salah satunya yakni Rp10.000 untuk mobil.
Terkait tarif parkir nuthuk ini Dishub Kota Jogja sudah meneruskan ke Saber Pungli, karena jika penyelenggara parkir tidak berizin, maka di luar kewenangan Dinas Perhubungan Kota Jogja. “Kalau berizin, baru dari Dinas Perhubungan yang melakukan pembinaan atau sanksi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.