Dari Limbah Jadi Cuan, Kain Perca Disulap Menjadi Tenun
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
Ilustrasi Komisi Pemilihan Umum - Antara
Harianjogja.com, BANTUL–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul akan mendirikan 22 TPS Khusus di wilayaj Bantul untuk mengakomodir pemilih dari luar Kabupaten Bantul yang akan memberikan suaranya pada Pemilu tahun depan.
Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Bantul Wuri Rahmawati menyampaikan jumlah pemilih tambahan di Kabupaten Bantul cukup tinggi.
Berdasarkan catatan KPU Kabupaten Bantul pada Pemilu tahun 2019 ada 10.034 Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Kabupaten Bantul. Saat ini ada 4.150 orang pemilih dari luar Kabupaten Bantul yang telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Bantul yang akan menggunakan hak pilih di TPS Khusus.
“Bantul punya potensi DPTb cukup besar yaitu [dari] kampus dan pondok pesantren, dengan regulasi tahun 2024 adanya TPS lokasi khusus,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (26/12/2023).
Dia menyampaikan pembentukan TPS Khusus tersebut untuk memfasilitasi pemilih dari luar daerah. Dia pun terus menggencarkan agar semakin banyak masyarakat dari luar daerah yang dapat mendaftarkan diri untuk pindah memilih, sehingga hak pilihnya dapat digunakan dalam Pemilu tahun 2024.
Lokasi TPS Khusus
TPS Khusus yang akan didirikan dalam Pemilu tahun 2024 yaitu di UMY, UAD, ISI, Rutan IIB Bantul, Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha, Ponpes Al Munawwir, Ponpes Ali Maksum, Ponpes An Nur, dan Islamic Center bin Baz.
“Sehingga [dengan TPS Khusus] kebutuhan pemenuhan hak pilih warga negara Indonesia di Bantul dapat dipenuhi meskipun mereka pemilih pindahan. Saat ini kami memastikan masyarakat, mahasiswa, santri, dan orang luar bekerja di Bantul tetap dapat menggunakan hak pilihnya. Kami melakukan sosialisasi untuk layanan pindah memilih,” ujarnya.
Dia menyampaikan KPU Kabupaten Bantul juga menyiapkan surat suara cadangan sebesar 2 persen di setiap TPS pada Pemilu tahun 2024. Surat suara cadangan tersebut digunakan untuk mengantisipasi apabila ada surat suara yang rusak, pemilih pindahan atau pemilih kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK).
Karena itu, dia mendorong agar pemilih dari luar Kabupaten Bantul yang akan menggunakan hak pilihnya di Kabupaten Bantul segera mendaftarkan diri sebagai pemilih pindahan agar penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan lancar.
“Kami mendorong kampus, pesantren, masyarakat pekerja informal bila memang akan menggunakan hak pilih di Bantul monggo kami layani sampai 15 Januari 2023,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.