Bantul Targetkan 10 Koperasi Merah Putih Beroperasi Agustus 2026
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras dan angin kencang melanda wilayah DIY Rabu (3/1/2024). Hujan yang disertai angin kencang itu dilaporkan memporak-porandakan fasilitas umum dan rumah warga di sejumlah daerah.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Lilik Andi Aryanto menjelaskan Kamis (4/1/2024) telah dikirimkan bantuan ke masing-masing BPBD Kabupaten Kota. Berikut ini daftar titik di tiap wilayah di DIY yang terdampak bencana, pada Rabu:
Bencana melanda di 13 kapanewon di Kabuapten Gunungkidul.
Korban: satu korban luka ringan dan satu korban luka ringan.
Jenis: Pohon tumbang (52 titik), rumah rusak (124 unit), akses jalan (8 titik), Faskes (1 titik), fasilitas pemerintahan (1 titik), tempat usaha (6 titik), kandang ternak (5 titik), kendaraan (1 unit R2), tempat ibadah (2 Unit) dan jaringan listrik (7 titik).
BACA JUGA: Sepekan ke Depan DIY Diprediksi Dilanda Cuaca Ekstrem, Ini Pemicunya
Di Kabupaten Sleman total ada tujuh kapanewon yang terdampak.
Jenis: pohon tumbang (23 titik), akses jalan (10 titik), jaringan listrik (3 titik) jaringan telpon (1 titik) jaringan internet (2 titik), PJU (1 titik), atap berterbangan (2 titik) rumah (9 titik) tempat usaha (1 titik), pasar (1 titik) fasilitas pemerintahan (1 unit).
Sedangkan di Kota Jogja terjadi di empat kemantren.
Jenis: talut longsor (1 titik), pohon tumbang (4 unit) akses jalan (3 titik) fasilitas pemerintah (1 unit), kendaraan (1 unit R4), kabel telpon (1 unit), kabel PJU (1 unit).
Di Kabupaten Bantul 11 kapanewon terdampak.
Jenis: rumah (8 titik), tempat usaha (4 titik), akses jalan (9 titik), kendaraan (1 unit) jaringan listrik (9 titik), jaringan telekomunikasi (1 titik) dan lain-lain (1 titik). Terakhir di Kulonprogo terdampak di tiga kapanewon yang mengakibatkan akses jalan rusak (3 titik), jaringan internet (1 titik), jaringan listrik (1 unit), pohon tumbang (6 titik) dan rumah rusak (1 unit)
"Warga kami imbau melakukan pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih yang berpotensi mengancam jika terjadi angin kencang. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang untuk menghindari pohon besar, tiang listrik, baliho, daerah rawan longsor dan Daerah Aliran Sungai," kata Lilik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.