Proyek Tol Solo-Jogja di Bantul: 667 Bidang Lunas, 101 Menunggu
Pembebasan lahan tol Solo–Jogja di Bantul capai 667 bidang. Masih tersisa 101 bidang menunggu pembayaran UGR.
Pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras dan angin kencang melanda wilayah DIY Rabu (3/1/2024). Hujan yang disertai angin kencang itu dilaporkan memporak-porandakan fasilitas umum dan rumah warga di sejumlah daerah.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Lilik Andi Aryanto menjelaskan Kamis (4/1/2024) telah dikirimkan bantuan ke masing-masing BPBD Kabupaten Kota. Berikut ini daftar titik di tiap wilayah di DIY yang terdampak bencana, pada Rabu:
Bencana melanda di 13 kapanewon di Kabuapten Gunungkidul.
Korban: satu korban luka ringan dan satu korban luka ringan.
Jenis: Pohon tumbang (52 titik), rumah rusak (124 unit), akses jalan (8 titik), Faskes (1 titik), fasilitas pemerintahan (1 titik), tempat usaha (6 titik), kandang ternak (5 titik), kendaraan (1 unit R2), tempat ibadah (2 Unit) dan jaringan listrik (7 titik).
BACA JUGA: Sepekan ke Depan DIY Diprediksi Dilanda Cuaca Ekstrem, Ini Pemicunya
Di Kabupaten Sleman total ada tujuh kapanewon yang terdampak.
Jenis: pohon tumbang (23 titik), akses jalan (10 titik), jaringan listrik (3 titik) jaringan telpon (1 titik) jaringan internet (2 titik), PJU (1 titik), atap berterbangan (2 titik) rumah (9 titik) tempat usaha (1 titik), pasar (1 titik) fasilitas pemerintahan (1 unit).
Sedangkan di Kota Jogja terjadi di empat kemantren.
Jenis: talut longsor (1 titik), pohon tumbang (4 unit) akses jalan (3 titik) fasilitas pemerintah (1 unit), kendaraan (1 unit R4), kabel telpon (1 unit), kabel PJU (1 unit).
Di Kabupaten Bantul 11 kapanewon terdampak.
Jenis: rumah (8 titik), tempat usaha (4 titik), akses jalan (9 titik), kendaraan (1 unit) jaringan listrik (9 titik), jaringan telekomunikasi (1 titik) dan lain-lain (1 titik). Terakhir di Kulonprogo terdampak di tiga kapanewon yang mengakibatkan akses jalan rusak (3 titik), jaringan internet (1 titik), jaringan listrik (1 unit), pohon tumbang (6 titik) dan rumah rusak (1 unit)
"Warga kami imbau melakukan pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih yang berpotensi mengancam jika terjadi angin kencang. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang untuk menghindari pohon besar, tiang listrik, baliho, daerah rawan longsor dan Daerah Aliran Sungai," kata Lilik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembebasan lahan tol Solo–Jogja di Bantul capai 667 bidang. Masih tersisa 101 bidang menunggu pembayaran UGR.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 7 Juli 2026 di Condongcatur. Cek lokasi, waktu layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Sebanyak tujuh siswa asal Sleman resmi diterima di Sekolah Rakyat MA 20 melalui SK Gubernur DIY. Mereka sementara tinggal di SRT Kulonprogo.
akil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, mengajak petani milenial di Kalurahan Terbah, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, untuk berani menanam komoditas bawang
Kunjungan wisatawan ke Kraton Jogja saat libur sekolah masih tinggi. Puncaknya lebih dari 4.000 pengunjung per hari didominasi wisatawan domestik.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Selasa 7 Juli 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru dan tips agar tidak kehabisan tiket.