OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Kanopi di area drop zone Stasiun Tugu Jogja yang ambrol menimpa mobil seusai diterpa hujan deras dan angin kencang, Kamis (4/1/2023)./Istimewa KAI Daop 6
Harianjogja.com, JOGJA—Lima mobil di Stasiun Tugu Jogja tertimpa kanopi yang ambrol akibat hujan deras disertai angin kencang, Kamis (4/1/2024).
Lima mobil tersebut mengalami kerusakan ringan. Manajer Humas KAI Daop 6 Krisbiyantoro mengatakan lima mobil yang tertimpa kanopi tersebut berada di ruang tunggu dan drop zone Stasiun Tugu Jogja sisi selatan.
“Mobil mengalami kerusakan ringan,” kata Krisbiyantoro.
“Karena hujan yang deras dan angin kencang, tiang-tiang penyangga yang terbuat dari pipa besi bengkok dan patah sehingga kanopi turun ke bawah,” kata dia.
BACA JUGA: BMKG: Cuaca Ekstrem Landa DIY dalam Tiga Hari ke Depan
Krisbiyantoro mengatakan petugas Daop 6 Jogja bekerja sama dengan Basarnas kemudian mengevakuasi mobil yang terjebak kanopi yang ambrol. Pemilik mobil juga sudah diantar ke tempat yang aman.
“Sudah disepakati bersama bahwa KAI Group akan menanggung seluruh kerusakan yang dialami pemilik mobil,” ujar dia.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian. “Sekali lagi, Daop 6 memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami seluruh pelanggan di Stasiun Jogja,” ujar Krisbiyantoro.
Hujan deras dan angin kencang pada Kamis siang menimbulkan kerusakan di beberapa tempat di Jogja.
BACA JUGA: Hujan Angin Melanda Jogja dan Sleman, Ini Daerah yang Terdampak
Sebuah pohon tumbang menimpa andong yang sedang berjalan di Jalan Ibu Ruswo, Prawirodirjan, Gondomanan, Kamis (4/1/2024) siang. Pohon tersebut tumbang karena terpaan angin kencang.
Perwira Jaga Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Ardian, mengatakan akibat tertimpa pohon, kusir andong dilarikan ke RSUD Jogja. “Kusir dibawa ke RSUD Kota Jogja, kudanya dititipkan di kandang milik Gusti Yudho,” katanya.
Terpisah, Ketua Paguyuban Andong Jogja, Purwanto memastikan kusir dalam kondisi sadar ketika dibawa ke RSUD Jogja dengan menggunakan ambulans. “Kusir dibawa ke RS Wirosaban [RSUD Jogja] dalam keadaan sadar,” ungkapnya.
Dia mengatakan kuda tersebut dalam kondisinya baik dan sudah dibawa pulang. “Langsung dibawa pulang,” kata dia.
Purwanto menyebut andong tersebut sedang tidak membawa penumpang ketika tertimpa pohon. Kusir andong tersebut bernama Nuryanto, warga Pundong, Bantul. Posisi andong ketika tertimpa pohon, sedang menghadap ke barat. “Kalau perjalanan ke barat baru berangkat,” kata dia.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jogja mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang selama tiga hari hingga sepekan ke depan di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.