Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Proses evakuasi pohon tumbang di Jogja, Kamis (4/1/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan bangunan ambruk di Kota Jogja dan Sleman, Kamis (4/1/2024). Sampai dengan pukul 15.45 WIB tercatat ada insiden pohon tumbang dan atap ambruk terjadi di sejumlah titik.
Di Jalan Ibu Ruswo, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Jogja, sebuah andong dilaporkan tertimpa pohon tumbang saat sedang melintas. Dari rekaman video dan foto yang tersebar di sosial media pohon ambruk menimpa atap andong.
Andong yang tertimpa pohon dengan besaran sedang itu ringsek. Sementara kusir dan kuda sudah diamankan oleh warga dan petugas gabungan ke tempat yang aman. Selain itu di Stasiun Tugu Jogja sejumlah kendaraan roda empat dilaporkan tertimpa atap yang ambruk.
"Andong yang tertimpa pohon korbannya mengalami luka dan langsung di bawa RS PKU Kota Jogja. Untuk data lengkap kejadian masih di asesmen," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rohmad, Kamis.
BACA JUGA: Angin Kencang Porak-porandakan 10 Kapanewon di Gunungkidul Kemarin, 1 Orang Patah Kaki
Noviar menjelaskan, di Kota Jogja dampak angin kencang terlihat di lima kemantren yakni Gedongtengen, Gondomanan, Kraton, Umbulharjo, dan Wirobrajan. Angin kencang menyebabkan tujuh pohon tumbang yang satu di antaranya menimpa andong dan enam lainnya menimpa mobil.
Selain itu, atap drop zone Stasiun Yogyakarta (Tugu) juga ambruk. "Proses penanganan masih berlangsung sampai sekarang," jelasnya.
Sementara di Sleman, wilayah yang terdampak yakni Kapanewon Minggir berupa pohon tumbang yang hingga kini masih dalam proses asesmen dan penanganan. Pihaknya meminta masyarakat tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.