Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Puro Pakualaman./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, JOGJA—Prosesi Dhaup Ageng Pakualaman BPH Kusumo Kuntonugroho dan Laily Annisa Kusumastuti digelar pada 10-11 Januari 2024 mendatang.
Ketua Panitia Bidang II KRT Radyo Wisroyo menjelaskan, 10 Januari menjadi acara inti dengan diselenggarakannya upacara Ijab dilakukan di KD Masjid Agung Pakualaman pukul 08.30 WIB.
Setelahnya, pukul 10.30 WIB dilaksanakan upacara Panggih di Tratag KD Bangsal Sewatama.
Prosesi ini disertai tampilan Durbala Singkir. Durbala melambangkan kekuatan jahat, sedangkan Singkir yang dimaknai sebagai penyingkiraan kekuatan jahat. Itulah sebabnya, melalui prosesi ini, diharapkan adanya berkah keselamatan dari kasih Tuhan.
Seusai Panggih, digelar Sungkěman di KD Ageng Prabasuyasa pada pukul 11.00 WIB yang dilanjutkan dengan acara resepsi (Pahargyan) hari pertama di KD Bangsal Sewatama mulai pukul 12.00 WIB. Rencananya, Pahargyan ini dihadiri oleh 1.500 tamu.
Pada kesempatan ini para tamu disuguhi dua tari beksan yakni Bedhaya Sidamukti dan Bedhaya Kakung Indrawidagda. Acara diakhiri dengan Tampa Kaya atau Kacar-Kucur serta Dhahar Klimah.
BACA JUGA: Dhaup Ageng Jadi Daya Tarik Wisata, Reservasi Hotel di Jogja Naik
Adapun, resepsi (Pahargyan) hari kedua dilaksanakan pada Kamis (11/1/2024) mulai pukul 18.30 WIB di KD Bangsal Sewatama dengan tamu undangan sejumlah 4.000 orang.
Pada resepsi ini ditampilkan tiga tari beksan, yaitu Beksan Tyas Muncar, Bedhaya Wasita Nrangsmu, dan Lawung Alit.
Rangkaian acara Dhaup Ageng diakhiri dengan pamitan dan Kondur besan pada Jumat Pon (12/1/2024). "Pada hari pelaksanaan nantinya akan ada rekayasa lalu lintas dan penutupan sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi, kami meminta maaf kepada para pengguna jalan yang telah terganggu dengan adanya kegiatan ini karena hari Dhaup Ageng juga bertepatan dengan hari kerja."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.