Malioboro Bebas Bentor pada 2028, 900 Becak Listrik Disiapkan
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan kawasan Malioboro bebas becak motor (bentor) dalam dua tahun ke depan.
Ilustrasi lahan bawang merah di Srigading, Sanden./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mendorong optimalisasi pertanian pada lahan pasir di Pantai Selatan Bantul tahun ini.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo mengaku akan mengoptimalkan elektifikasi pada lahan pasir untuk pertanian cabai dan bawang merah. “Elektrifikasi salah satu upaya menghemat BBM, dengan elektrifikasi bisa menghemat 70-75 persen [biaya produksi]. Kami harap dengan adanya elektrifikasi di lahan pasir kami atur pola tanamnya,” ujarnya, Minggu (7/1/2024).
Dia menyampaikan budi daya cabai dan bawang merah tersebut merupakan komoditas off season atau luar musim. Menurut dia, pertanian lahan pasir dapat panen berkisar 4-6 kali per tahun.
Dia pun akan berupaya mengatur pola tanam pertanian hortikultura di lahan pasir pada 2024 untuk mengantisipasi penurunan harga komoditas tersebut saat panen raya. “Bawang merah saat panen raya harga menurun, setelah ada elektrifikasi setiap bulan ada tanaman dan panenan, sehingga harga tidak begitu turun, karena salah satu pengendali inflasi sektor pertanian adalah bawang merah dan cabai,” ujarnya.
Saat ini menurut dia lahan pasir di Pantai Selatan sudah 70% dimanfaatkan untuk pertanian cabai dan bawang merah. Sementara 15 kelompok tani di Pantai Selatan juga telah menggunakan elektrifikasi.
Sementara Ulu-Ulu Kalurahan Parangtritis, Elyas Suprapta menyampaikan saat ini di Kalurahan Parangtritis ada dua kelompok tani yang memanfaatkan pertanian cabai dan bawang merah di lahan pasir.
Tahun lalu ada sekitar 10 hektare lahan pasir yang ditanami tanaman cabai dan bawang merah. “Iya, petani kami mayoritas adalah petani hortikultura, selain menanam di lahan sawah sebagian menanam di lahan pasir dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, dimanfaatkan untuk pertanian,” ujarnya.
BACA JUGA: Pasar Lelang Cabai Bantul Disebut Dapat Mencegah Monopoli Permainan Harga
Dia menyampaikan penanaman lahan pasir selama ini tidak tergantung musim, namun menurut dia penanaman bawang merah saat terjadi curah hujan tinggi pada musim penghujan, maka tanaman bawang akan layu, apabila tidak ditangani maka dapat membusuk.
Dia pun berharap DKPP Bantul dapat memberikan bantuan berupa pelatihan pengolahan lahan bagi petani lahan pasir dan bantuan bibit.
Dia menyampaikan pada 2023, petani lahan pasir di Kalurahan Parangtritis sempat mendapatkan bibit cabai dan beberapa jet pump.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan kawasan Malioboro bebas becak motor (bentor) dalam dua tahun ke depan.
Layanan SIM keliling Sleman kembali hadir 13 Juni 2026. Simak jadwal bus SIM keliling, MPP Sleman, Satpas, dan syarat perpanjangan SIM.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
I.O.I akhirnya comeback setelah sembilan tahun berpisah. Simak perjalanan, tantangan reuni, dan kisah di balik lagu Suddenly.
Pemerintah mempercepat pengembangan jaringan kereta api nasional hingga 10.524 kilometer untuk memperkuat logistik dan konektivitas.
Layanan SIM keliling Kulonprogo kembali dibuka. Simak jadwal SIMMADE, Simenor, MPP, Satpas, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.