DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Kondisi Embung Lemahbang yang dibangun Pemerintah Kalurahan Gayamharjo di Padukuhan Lemahbang. Foto diambil 25 Januari 2024. Harian Jogja/David Kurniawa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kalurahan Gayamharjo, Prambanan antusias dengan pembangun jalan baru penghubung Sleman-Gunungkidul. Untuk mengembangkan sektor pariwisataz sebuah embung senilai Rp1,5 miliar akan dibangun Padukuhan Lemahbang.
Lurah Gayamharjo, Parwoko mengatakan, pembangunan jalur alternatif Sleman-Gunungkidul belum sepenuhnya selesai. Meski demikian, program tersebut dinilai sangat strategis untuk pengembangan Gayamharjo.
BACA JUGA: Jalan Alternatif Gunungkidul-Sleman Akhirnya Tersambung, Ini Penampakannya
Menurut dia, kalurahan yang dipimpinnya memiliki banyak potensi, termasuk destinasi wisata alam. Untuk menyambut jalan baru ini, pemerintah kalurahan terus bersolek, salah satunya dengan membangun embung di dekat jalan baru.
“Yang dibangun Embung Lemahbang yang akan dilalui jalan baru Sleman-Gunungkidul,” kata Parwoko, Minggu (28/1/2024).
Menurut dia, pembangunan embung merupakan bagian revitalisasi bendungan yang telah mati sejak lama. Adapun prosesnya dimulai sejak 2022 dengan mendapatkan bantuan dari dana keistimewaan senilai Rp500 juta.
Adapun di 2023, Kalurahan Gayamharjo kembali mendapatkan gelontoran dari danais sebesar Rp1 miliar guna melanjutkan pembangunan Embung Lemahbang. “Sambil menunggu jalannya jadi, kami terus selesaikan pembangunan embung yang telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah DIY senilai Rp1,5 miliar,” katanya.
Parwoko berharap Embung Lemahbang bisa menjadi ikon baru wisata di Kalurahan Gayamharjo. Untuk menarik pengunjung juga dibuat jembatan ke tengah embung yang dimanfaatkan untuk berfoto-foto.
“Tentunya fungsi utama embung tetap dijalankan sebagai sarana irigasi pertanian di wilayah sekitar,” katanya.
Salah seorang warga di Padukuhan Lemahbang, Gayamharjo, Darsono mengatakan, pembanguna embung sudah selesai. Namun demikian, ia menilai masih butuh penyempurnaan dikarenkaan jalan di sekitarnya masih belum bagus.
“Harus disempurnakan sehingga akses pengunjung lebih mudah,” katanya.
Selain pembangunan embung, ia mengaku senang adanya proyek pembangunan jalan alternatif Sleman-Gunungkidul.
“Untuk ruas di Gunungkidul sudah selesai dibangun sehingga harapannya ruas di Sleman juga bisa segera dikerjakan,” katanya.
Menurut dia, meski jalur baru belum dibangun, namun geliat aktivitas sudah mulai terlihat. Hal ini tak lepas selesainya jalur alternatif di ruas Gunungkidul sehingga banyak pengendara yang melintas untuk menghindari kepadataan arus lalu lintas di jalur Jogja-Wonosari.
“Sudah mulai ramai. Nanti kalau yang Sleman sudah benar-benar tersambung maka akan lebih ramai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Cek 5 desil prioritas bansos PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000 lewat HP dengan NIK melalui situs resmi Kemensos.
Iran mengejek Donald Trump setelah operasi rahasia memindahkannya dari Air Force One ke pesawat C-32A saat meninggalkan Turki.
Hasil Liga Europa 2026/27, Benfica lolos ke play-off usai menahan Hearts, sedangkan Rangers tersingkir dari kompetisi.
Mendag meminta e-commerce mengutamakan produk lokal. Shopee merespons lewat 6 program untuk memperkuat daya saing UMKM di pasar digital.
Motor listrik mulai dilirik karena efisiensi biaya. VinFast Viper menawarkan skema baterai, penukaran cepat, dan garansi hingga enam tahun.