Jadwal Terbaru KRL Solo ke Jogja Jumat 2 Oktober 2026, Ada 12 Perjalanan
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Relawan Bepro DIY. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Budayawan Butet Kartaredjasa membacakan pantun berisi kritik tajam terhadap Presiden Joko Widodo saat kampanye akbar Ganjar-Mahfud di Kulonprogo, Minggu (28/1/2024) lalu. Hal itu pun menuai komentar dari sejumlah pihak.
Ketua Dewan Penasehat Relawan Bersama Prabowo (Bepro) DIY Yuni Astuti angkat bicara merespons pantun kritik tersebut. Ia menyayangkan sosok budayawan dan seniman yang melakukan kritik dan sindiran keras.
BACA JUGA : Hadir di Kampanye Ganjar-Mahfud, Butet Bacakan Sejumlah Pantun Soal Pemimpin
"Tentu kami menyayangkan, karena beliau tokoh, budayawan, dan membacakannya di hadapan massa," katanya, Selasa (30/1/2024).
Butet dengan Jokowi berkawan cukup lama dan memiliki sejarah yang positif di masa lalu. Di mana saat Pilpres 2019 dan 2014 silam, Butet termasuk salah satu budayawan yang berada di barisan pendukung Jokowi. Meski demikian hubungan erat tersebut saat ini mulai rengangg sejak tahapan Pilpes 2024 berjalan.
"Kalau misalnya antar keduanya ini beda pilihan politik harus tetap saling menghormati. Harusnya untuk budayawan selevel Pak Butet sudah bisa menep lah kalau bahasa Jawanya," katanya.
Ia sepakat meski berbeda sikap politik, semua pihak harusnya saling menghormati, Pilpres hanyalah ajang seleksi untuk memilih pemimpin terbaik Indonesia. Yuni justru memberikan contoh dari sosok Prabowo Subianto yang berbesar hari untuk bergabung di pemerintahan bersama jokowi.
Perbedaan pandangan politik dalam kontestasi seperti Pilpres , sangatlah wajar namun harus tetap menjunjung tinggi etika dan adab di dalamnya. Karena setelah Pilpres berakhir, masih ada tugas besar untuk semua kubu baik yang menang maupun kalah harus tetap bersama-sama membangun Indonesia ke arah lebih baik.
BACA JUGA : Butet Mengaku WA Diretas, Polda DIY Terjunkan Tim Khusus
"Mungkin Pak Butet harus belajar dari Pak Prabowo. Pak Prabowo pasca Pilpres 2019 yang kita tahu bagaimana kerasnya saat itu pertarungannya justru dengan besar hati dan legowo atas nama kepentingan bangsa bergabung dengan pemerintahan Pak Jokowi yang dua kali Pilpres menjadi lawannya," katanya.
Berikut ini adalah isi pantun Butet:
Pantun Hajatan Rakyat
Ada kucing gondol iwak empal
Aku marah tak lempar sandal.
Jokowi maunya revolusi mental.
Tapi gagal terjungkal jungkal.
Kucingnya kabur kakinya pincang.
Ingin terbang tak bisa melayang.
Ngakali survei supaya menang
Jelas jika menang karena main curang.
Satu-satu aku sayang ibu.
Dua-dua aku sayang ayah.
Jutaan Jokower merasa ditipu
Penampilannya lugu jebul licik ngakali mahkamah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Pengguna mobil listrik perlu memahami tata krama di SPKLU, mulai dari antrean, batas pengisian hingga kewajiban memindahkan kendaraan.
Pemkab Pekalongan meminta mitra MBG patuh SOP, menjaga keamanan pangan, dan memperbesar penyerapan produk lokal dari petani hingga nelayan.
Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III/2026. Investasi asing dan produksi pabrik menjadi pendorong utama pertumbuhan.
Harga kakao dunia kembali naik pada 2026. Petani masih terkendala produktivitas, sementara industri Indonesia bergantung pada impor biji kakao.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.