Jadwal Kereta Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 20 Mei 2026
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Koalisi Masyarakat Yogyakarta menggelar deklarasi Pemilu damai dan mendesak pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lebih berkualitas, Selasa (6/2/2024).
Harianjogja.com, JOGJA—Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Koalisi Masyarakat Yogyakarta menggelar deklarasi Pemilu damai dan mendesak pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lebih berkualitas, Selasa (6/2/2024).
Deklarasi itu dihadiri perwakilan komunitas driver dan ojek online, terdiri atas Grab Bikes Gunungkidul (GBGK), Grab Babat Alas (GBA), Paguyupan Driver Bantul, Grab Gojek Comunity (GGC), Grab Bike Grab Car (GBGC), Aspal Grab Jogja (AGJ), Maxim Jogja, Ojol Jogja Berbagi (OJB) dan Pasukan Shopee Jogja (Pashoja).
BACA JUGA : IMM DIY Serukan Pemilu Damai Tanpa Polarisasi
Koordinator Koalisi Masyarakat Yogyakarta Cyprianus Lilik Krismantoro Putro mengatakan saat ini masyarakat dihadapkan pada kegelisahan akan keberlangsungan, kualitas, dan integritas pemilu. Padahal pelaksanaan Pemilu bukan sekadar untuk kepentingan elektoral semata, melainkan masa depan demokrasi di Indonesia. Bahkan masyarakat dihadapkan pada potensi ancaman permusuhan, kebencian dan konflik satu dengan lainnya.
"Oleh karena itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama mewujudkan pemilu damai dan berkualitas, berjalan jujur dan adil serta menempatkan persatuan dan kesatuan serta keutuhan hidup berbangsa daripada kepentingan elektoral semata," katanya.
Ia mendesak segenap penyelenggara pemilu baik KPU, Bawaslu maupun DKPP agar berjuang secara serius mewujudkan pemilu yang demokratis yakni pemilu yang mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, efektif, dan efisien. Kepada segenap aparat pemerintahan dan keamanan pendukung harus bersama-sama berusaha mendukung mewujudkan pemilu yang demokratis tersebut.
BACA JUGA : Gandeng Forkopimda dan Parpol, Bawaslu Sleman Gelar Deklarasi Pemilu Damai
Di sisi lain kalangan masyarakat sipil, akademisi agar tetap mengawal, mengawasi, dan mengontrol jalannya Pemilu. Selain itu masyarakat sipil bisa menggunakan hak politiknya secara damai, kritis, bijaksana, berprinsip, berdasarkan hati nurani, demi mewujudkan pemilu yang berkualitas dan pemimpin publik yang berkualitas.
"Kepada segenap partisipan pemilu agar berkomitmen pada tegaknya nilai-nilai dasar hidup berbangsa yaitu Pancasila. Berpolitiklah secara etis, menjunjung tinggi moral politik, berbudaya, nirkekerasan dan membangun hidup bersama yang setara dan bermartabat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.