Advertisement

Warga Kota Jogja Meninggal Dunia Tetap Diberi Undangan Nyoblos

Yosef Leon
Senin, 12 Februari 2024 - 18:27 WIB
Arief Junianto
Warga Kota Jogja Meninggal Dunia Tetap Diberi Undangan Nyoblos Eko Suwanto. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY menemukan sejumlah warga Kota Jogja yang berstatus meninggal dunia tetap diberikan undangan Pemilu 2024. Hal ini disebut berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan menambah suara bagi para calon tertentu. 

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menjelaskan sejak daftar pemilih tetap (DPT) disahkan oleh KPU setempat pada akhir Juni 2023 lalu sampai dengan Januari 2024 terdapat pilihan ribu warga yang memiliki hak pilih tetapi sudah meninggal dunia. 

Advertisement

"Sejak Juni pada saat DPT ditetapkan di kabupaten/kota sampai dengan Januari 31 2024 lalu tercatat ada sebanyak 29.541 penerbitan akta kematian di DIY," kata Eko, Senin (12/2/2024). 

Secara rinci jumlahnya di kabupaten/kota yakni 3.811 orang di Kulonprogo; Bantul 6.777 orang; Gunungkidul 6.016 orang; Sleman 9.993 orang; dan Kota Jogja 2.944.

Menurut Eko, dari sejumlah pemilih yang sudah meninggal dunia itu KPU masih mendistribusikan surat undangan untuk mencoblos di Pemilu nanti. "Setelah kami cek di lapangan kami temukan ada surat undangan pemilih yang meninggal di Kotabaru TPS 1 ada 2 orang yang meninggal, TPS 3 Kotabaru dan di Pringgokusuman TPS 23 itu ada 2 orang," jelasnya. 

BACA JUGA: Pemilu 2024 di Luar Negeri, DPT Arab Saudi Capai 54.479 Orang

Eko meminta kepada KPU DIY untuk memutakhirkan data DPT terbaru dan menghapus pemilih yang sudah meninggal dunia. Selain itu pihaknya juga berharap agar KPPS untuk menghanguskan surat undangan bagi pemilih yang meninggal dunia. 

"Ini penting dan harus jadi perhatian bersama agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan surat undangan memilih bagi orang meninggal. Karena dalam surat undangan yang diterbitkan itu tidak ada foto dan hanya ada nama."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ada Mantan Politisi Jadi Mata-mata Asing

News
| Jum'at, 01 Maret 2024, 10:17 WIB

Advertisement

alt

Kegiatan Spiritual dan Keagamaan Jadi Daya Tarik Wisata di Candi Prambanan

Wisata
| Kamis, 29 Februari 2024, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement