PLTS Terapung Jatigede 100 MW Segera Dimulai, Jatiluhur Masih Dikaji
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
Ilustrasi perekaman e-KTP - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja mengebut perekaman dokumen kependudukan KTP elektronik (e-KTP) bagi pemilih pemula yaitu yang telah berusia 17 tahun.
Kepala Disdukcapil Kota Jogja Septi Sri Rejeki di Jogja, Senin, mengatakan khusus bagi remaja yang menginjak usia 17 tahun pada 14 Februari 2024 sebagian besar telah melakukan perekaman e-KTP.
"Tinggal empat orang saja yang belum melakukan perkaman karena tempat tinggalnya tidak di Kota Jogja tetapi KTP-nya masih di Kota Jogja," kata dia, Selasa (13/2/2024).
Septi menyebut jumlah pemilih pemula yang usianya 17 tahun tepat saat pemungutan suara mendatang tercatat sebanyak 20 orang, sebanyak 16 di antaranya telah dilakukan perekaman dan tinggal mencetak e-KTP sebelum menggunakan hak pilihnya.
Menurut dia, perekaman data lebih awal bagi pemilih pemula tersebut sebagai upaya antisipasi manakala pecetakan e-KTP saat hari-H pemungutan suara mengalami kendala. Mereka, sambung Septi, masih bisa menggunakan dokumen biodata WNI untuk mencoblos.
"Saat muncul kondisi tidak normal kami masih bisa menerbitkan biodata yang bersangkutan sebagai syarat menggunakan hak pilih," kata dia.
BACA JUGA: Pengawasan TPS Pemilu 2024, Polri Menerjunkan Ratusan Ribu Personel
Terhadap empat orang pemilih pemula lain yang usianya menginjak 17 tahun saat pemungutan suara, Septi mengaku telah melakukan upaya pelacakan namun tidak membuahkan hasil karena mereka tidak lagi berdomisili di Kota Jogja.
"Kami tidak mendapatkan nomor 'handpone' mereka. Kami kirim email juga tidak direspons. Kami juga sudah tanyakan sampai ke tetangga dan pihak RT," kata dia.
Sementara itu, bagi pemilih pemula atau generasi Z di Kota Jogja yang saat ini telah berusia 17 hingga 24 tahun, kata Septi, jumlahnya mencapai 51.063 orang dengan 99% di antaranya telah melakukan perekaman e-KTP.
"Kami benar-benar 'door to door' dari sekolah hingga kampung untuk memastikan mereka bisa menggunakan hak suara," kata dia.
Selain upaya jemput bola, ujar Septi, pihaknya juga membuka layanan perekaman dan cetak e-KTP di Kantor Disdukcapil Kota Jogja selama libur panjang yang bertepatan Isra Mi'raj dan Hari Raya Imlek pekan lalu.
Dia menyebut animo warga Kota Jogja melakukan perekaman dan pencetakan e-KTP meningkat tajam menjelang Pemilu 2024.
Dari rata-rata 200 orang per hari, selama libur panjang pekan lalu bisa mencapai 330 lebih per hari. "Hari ini tadi bisa kita lihat antrean panjang sekali," kata dia.
Dari total 326.439 warga Kota Jogja berusia atas 17 tahun yang wajib e-KTP, kata Septi, saat ini 99,77 persen telah melakukan perekaman e-KTP.
Dia juga memastikan stok blangko dalam kondisi aman untuk melayani masyarakat yang membutuhkan layanan cetak e-KTP menjelang Pemilu 2024. "Posisi hingga 14 Februari kami insyaallah ada 3.900 keping (blangko e-KTP). Jumlahnya aman terkendali," ujar Septi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.
Pengiriman PC global turun 21% pada kuartal III 2026. Lenovo masih memimpin, sedangkan Apple dan Asus mencatat kenaikan pangsa pasar.
Beasiswa WIMAYA 2026 UPN Veteran Yogyakarta menawarkan Rp250.000 per bulan. Cek syarat, dokumen, dan cara daftar sebelum 25 Oktober.
Cek delapan pengaturan ponsel sebelum liburan ke luar negeri, mulai dari roaming data, peta luring, hingga fitur pelacakan perangkat.