Tiga Pasutri Berpotensi Ikut Perebutan Kursi Lurah di Gunungkidul
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan Sleman akan melaksanakan vaksinasi booster polio mulai 19-24 Februari 2024. Untuk kelancaran sudah ada pengiriman vaksin sebanyak 1.670 vial.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) polio tidak lepas adanya temuan kasus positif di Klaten yang berbatasan dengan Sleman. Atas temuan kasus ini, Klaten ditetapkan sebagai wilayah Kejadian Luar Biasa (KLB) polio sehingga upaya pencegahan di Bumi Sembada diintesifkan.
BACA JUGA : Klaten KLB Penyakit Polio, Dinas Kesehatan Sleman Tingkatkan Kewaspadaan
Menurut dia, salah satu upaya dengan memberikan vaksinasi tetep kepada anak berusia 0-7 tahun. Vakasinasi tahap pertama sudah dilaksanakan pada 15-20 Januari 2024.
“Jadi untuk kelengkapan ada vaksin booster. Rencananya besok [Senin 19/2/2024] sampai 24 Februari dilaksanakan boster Sub-PIN polio,” kata Cahya kepada wartawan, Minggu (18/2/2024).
Dia menjelaskan, untuk vaksinasi N.OPV2 sudah mendapatkan pengiriman sebanyak 1.670 vial. Pelaksanaan imunisasi ini digelar serentak di seluruh pos-pos Imunisasi di Sleman. Mulai dari Puskemas, Posyandu, TK, Sekolah Dasar maupun Balai Kalurahan.
“Interval vaksin antara kesatu dan booster berjarak satu bulan. Artinya, anak yang sama akan mendapatkan booster atau vaksin putaran kedua tanggal 19-24 Februari 2024,” ungkapnya.
Cahya beharap pelaksanaan vaksinasi booster polio maka upaya pencegahan dapat dioptimalkan. “Semoga pelaksanaan berjalan dengan lancar sehingga anak-anak dapat terhindar dari penyakit polio yang saat ini belum ada obatnya,” katanya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati mengklaim, pelaksanaan vaksinasi putaran pertama berjalan lancar dikarenakan masyarakat medukun penuh terhadap program pencegahan penyakit polio.
“Terbukti hasil capaian melampaui target yang ditetapkan. Sebab, dari harapan hanya 95%, tapi capainnya menyentuh 100,3% dari sasaran penerima vaksin,” katanya.
Menurut dia, pelaksanaan vaksin booster direncanakan tidak hanya melalui layanan di puskesmas atau ke sekolah, namun juga disiapkan kegiatan vaksin dengan mendatangi rumah-rumah warga yang memiliki anak sesuai dengan kriteria pemberian vaksin.
“Intinya imunisasi bisa menyasar ke sebanyak-banyaknya anak yang menjadi sasaran pemberian imunisasi dan pelaksanaan tahap kedua dapat berjalan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Bea Cukai Madura menggagalkan pengiriman rokok ilegal ke Timor Leste dan menyita 21 juta batang rokok ilegal sepanjang Januari-Juni 2026.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di SCH, MPP, Satpas, dan SIMMADE beserta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026, lokasi layanan di Alun-Alun Kidul, MPP, Satpas, syarat perpanjangan SIM, serta biaya terbaru.
Kemenhub mengerahkan kapal patroli KPLP untuk mempercepat evakuasi KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di Laut Jawa.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.