Dispar Sleman Yakin Dua Event Lari Dongkrak Kunjungan Wisata
Dispar Sleman optimistis dua ajang lari pada 23 Agustus 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama DIY menyampaikan bahwa baru ada 131 calon haji (calhaj) dari Kabupaten Gunungkidul yang telah memiliki paspor siap visa. Jika melihat dari total kuota haji di Gunungkidul sebesar 323 jiwa, calhaj pemiliki paspor siap visa tergolong sedikit.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama DIY, Aidi Johansyah mengatakan jemaah calhaj perlu antre di Kantor Imigrasi untuk membuat paspor dengan sistem penjadwalan dan pembagian calhaj per harinya.
Selain karena jadwal per hari, faktor yang memengaruhi atau menjadi kendala percepatan pembuatan paspor siap visa yaitu penggunaan foto diri.
“Ada juga yang misalnya foto tidak sama [dengan diri sendiri]. Tapi sebenarnya untuk pembuatan paspor di Imigrasi untuk DIY sudah selesai semua, tinggal proses scan di Kanwil Kemenag DIY,” kata Aidi dihubungi, Sabtu (18/2/2024).
Terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tahap I, Aidi mengaku ada perpanjangan sampai 23 Februari 2024. Kata dia, tahap pelunasan BIPIH tersebut sama dengan daerah lain di Indonesia. Sedangkan untuk pelunasan tahap kedua dijadwalkan pada tanggal 13 - 26 Maret 2024.
Tahun 2024, Kabupaten Gunungkidul mendapat kuota haji sebanyak 323 jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari kuota regular sebesar 307 jiwa dan tambahan 16 jiwa. Dari jumlah itu, baru ada 276 jiwa yang telah melunasi biaya haji regular.
Dia menambahkan pelunasan BIPIH tahap II diprioritaskan untuk empat golongan yaitu prioritas pertama diberikan untuk calon haji yang tidak dapat melunasi BIPIH tahap pertama karena gagal sistem. Prioritas kedua yaitu pendamping lansia; prioritas ketiga yaitu penggabungan mahrom; dan prioritas keempat yaitu pendamping disabilitas.
“Penggabungan mahrom misalnya suami berangkan tahun 2024 tapi istri tahun 2025. Itu bisa digabungkan di tahun ini juga. Syaratnya berada dalam satu provinsi dan minimal sudah mendaftar lima tahun sebelumnya,” katanya.
Lebih jauh, dia menjelaskan calhaj asal DIY akan masuk ke kloter pertengahan. Dengan begitu, setikdaknya calhaj akan masuk ke kloter pertengahan lalu masuk ke embarkasi haji Solo dan akan berangkat pada akhir Mei 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispar Sleman optimistis dua ajang lari pada 23 Agustus 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.