Lonjakan Wisata Gunungkidul, PAD Nyaris Rp2 Miliar dari Libur Panjang
Libur panjang dorong kunjungan wisata Gunungkidul tembus 156 ribu orang, didominasi pantai, PAD hampir Rp2 miliar.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman di tahun 2024 ini mendapatkan kuota haji sebanyak 1.133 jamaah. Meski demikian, hingga sekarang masih ada ratusan calon jamaah yang belum melunasi biaya penyelenggaraan ibadah.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kemenang Sleman, Noor Imanah mengatakan, kuota haji untuk Sleman merupakan yang terbanyak di DIY. Total ada 1.133 jamaah yang akan diberangkatkan di tahun ini.
“Untuk kuota regular ada 1.111 orang, tapi ada tambahan sebanyak 22 orang sehingga total ada 1.133 calon haji yang berangkat tahun ini,” kata Noor kepada wartawan, Selasa (20/2/2024).
Dia menjelaskan, jadwal pemberangkatan dimulai pada 13 Mei 2024. Meski demikian, Noor mengakui saat sekarang sudah mulai persiapan untuk keberangkatan.
Salah satunya pengurusan akomodasi dan pelunasan untuk biaya ibadah. Menurut dia, pelunasan seharusnya sudah selesai pada 12 Februari, tapi oleh Kementerian Agama diperpanjang sampai 23 Februari 2024.
Hingga Selasa siang atau tiga hari jelang penutupan pembayaran, masih ada calon haji Sleman yang belum melunasi. Noor mengungapkan, yang sudah melunasi ada 938 orang, sedangkan 195 orang lainnya masih belum melunasi.
“Masih ditunggu hingga 23 Februari dan kalau tidak melunasi maka bisa gagal berangkat ke tanah Suci di tahun ini. masih ada waktu dan mudah-mudahan sebelum tenggat waktu pelunasan, seluruh calon jamaah sudah melunasinya,” katanya.
Disinggung mengenai biaya pemberangkatan Ibadah Haji, noor mengakui total berjumlah Rp94 juta. Namun demikian, tidak semua ditanggung Jemaah karena ada subisidi dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebesar 60%.
BACA JUGA : Baru 131 Calhaj di Gunungkidul Miliki Paspor Siap Visa
Hal ini berarti masing-masing jamaah tinggal membayarkan sekitar Rp58 juta. Adapun rinciannya sebesar Rp25 juta sudah disetorkan saat pendaftaran, kemudian di virtual account masing-masing calon juga tersimpan dana sekitar Rp1,6 juta. “Jadi untuk pelunasan tinggal sekitar Rp31,7 juta setiap calon haji,” katanya.
Kepala Kemenang Sleman, Sidik Pramono mengatakan, proses pelunasan biaya haji masih dibuka. Dia mengimbau calon jamaah yang belum membayar segera melunasinnya. “Masih ada waktu hingga 23 Februari 2024,” katanya.
Sidik berharap proses persiapan penyelenggaran ibadah haji dapat berjalan dengan lancar sehingga seluruh jamaah dapat berangkat sesuai dengan jadwalnya. “Mudah-mudahan semua diberikan kelancaran, Kesehatan dan keselamatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang dorong kunjungan wisata Gunungkidul tembus 156 ribu orang, didominasi pantai, PAD hampir Rp2 miliar.
Pemkab Gunungkidul optimistis Kampung Nelayan Merah Putih dibangun di Pantai Drini. Lahan 2 hektare disiapkan dengan potensi bantuan hingga Rp22 miliar.
Gempa susulan magnitudo 6,0 terjadi di Laut Sulawesi. Warga Gorontalo Utara mulai melakukan evakuasi mandiri di tengah peringatan dini tsunami.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.126 per dolar AS pada awal perdagangan Senin. Penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak jadi pemicu.
– PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan melalui kerja sama strategis
BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Palembang dan Tanjungpinang pada Senin.