TNI Dikerahkan Basmi Begal, Ini Penjelasan Kemenhan
Kemenhan jelaskan peran TNI dalam memberantas begal Jakarta lewat OMSP bersama Polri untuk menjaga keamanan masyarakat.
Desain Pasar Godean Sleman./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Pasar Godean baru yang masih dalam proses pembangunan disebut akan lebih ramah bagi kaum difabel baik di lokasi kios, musala, hingga toilet.
"Pembangunan Pasar Godean berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan. Proyek pembangunan Pasar Godean sudah berjalan 60 persen, dan kami menjamin ketersediaan berbagai fasilitas yang juga ramah difabel," kata Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat meninjau pembangunan Pasar Godean di Sleman, Kamis (22/2/2024)
Menurut dia, Pasar Godean ini juga dilengkapi dengan fasilitas lahan parkir yang dapat menampung seribu lebih kendaraan dari berbagai jenis.
"Kami juga menyiapkan lahan parkir di samping. Nanti bisa menampung 150 mobil, bis juga bisa dan sekitar 400 sampai 600 sepeda motor," katanya.
Ia mengatakan Pasar Godean dengan wajah baru diharapkan tidak sekadar menjadi pusat perbelanjaan, namun juga sekaligus menjadi lokasi wisata.
Hal ini mengingat adanya Makam Mbah Jembrak yang keberadaannya di tengah area Pasar Godean yang akan tetap dipertahankan. Sehingga masyarakat tetap bisa berziarah dengan nyaman dan tenang.
BACA JUGA: Begini Wajah Baru Pasar Godean Setelah Direvitalisasi, Cantik
"Melihat dengan bangunan yang bagus ini kami berharap pasar ini juga menjadi tempat wisata. Terlebih lagi ada Makam Mbah Jembrak leluhur warga Sleman, kita tetap menghargai, semoga nanti masyarakat tetap bisa berziarah dengan nyaman," katanya.
Setelah revitalisasi, Pasar Godean nantinya menampung 1.837 pedagang yang saat ini berada di Pasar Relokasi di Dusun Berjo, Kalurahan Sidoluhur.
Setelah selesai dikerjakan, Pasar Godean juga dilengkapi ruang terbuka hijau yang nantinya bisa dinikmati masyarakat secara gratis.
Ketua tim PPK Prasarana Strategis II Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY Raden Haryo Satriyawan mengatakan pembangunan Pasar Godean ditargetkan berjalan selama 360 hari, terhitung sejak 11 Mei 2023 hingga 4 Mei 2024.
Selain area dagang, bangunan Pasar Godean ini juga akan dilengkapi dengan area "foodcourt" di lantai dua.
"Proses pembangunan berjalan 60 persen dan kami laporkan tidak ada kendala apapun termasuk dengan sekitar pasar. Hingga saat ini juga terkondisi dengan baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhan jelaskan peran TNI dalam memberantas begal Jakarta lewat OMSP bersama Polri untuk menjaga keamanan masyarakat.
Emil Audero jadi kiper dengan penyelamatan terbanyak Serie A 2025/2026, ungguli David de Gea dan Mike Maignan.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.