LBH Jogja Ungkap Kronologi Bentrok Malioboro hingga Tugu Jogja
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
Kekerasan - Ilustrasi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Wonosari, Sutotok Sudar Ujian menjelaskan kronologi terkait dugaan perundungan yang menimpa siswanya pada Rabu (21/2/2024) siang.
Menurut penjelasan Sutotok, perkelahian hanya terjadi antara dua orang yaitu siswa A dan siswa B (bukan inisial nama). Keduanya merupakan disabilitas. Siswa A merupakan tunagrahita dan siswa B sejak lahir hanya memiliki satu tangan.
Dia sempat tidak percaya bahwa terjadi perundungan kepada siswa B. Sutotok berdalih siswa B memiliki badan yang lebih besar dan juga atlet taekwondo dibandingkan siswa A yang berbadan kecil. Sekolah tersebut juga merupakan sekolah inklusi.
Awalnya, siswa B sedang duduk di ruang komputer, siswa A yang duduk di sebelahnya atau dekat triplek menendang-nendang triplek tersebut. Siswa B mengingatkan A tanpa memanggil namanya, tapi menggunakan nama bapaknya. Siswa A tersinggung.
Keduanya berkejaran sampai kamar mandi. Di sana, siswa B menarik kerah baju bagian belakang miliki siswa A lantas memukulnya.
Ada dua kemungkinan patahnya jari siswa B menurut Sutotok. Pertama, pemukulan oleh siswa B ke siswa A membuat jari kelingking B mengalami cedera. Kedua, pukulan tersebut meleset sehingga mengenai objek lain dan mematahkan jari kelingkingnya.
Masih di hari yang sama sore hari, orang tua siswa A dan B melakukan mediasi. Mediasi dilanjutkan pada Jumat (23/2/2024) dengan melibatkan tokoh masyarakat tempat tinggal kedua pihak bertikai. Menurut Sutotok, tidak ada perundungan. Dia meminta guru bimbingan konseling (BK) untuk memberikan pendampingan psikologi bagi keduanya.
Lebih jauh, pihak sekolah akan melakukan semacam investigasi atau pendataan terkait tindakan perundungan yang pernah dialamatkan kepada siswa B dalam berbagai bentuk. Apabila ada, sekolah akan memberikan pembinaan.
“Kami selalu menanamkan kepada anak-anak makna pertemanan,” kata Sutotok ditemui di kantornya, Jumat (23/2/2024).
BACA JUGA: Pelajar Disabilitas di Gunungkidul Jadi Korban Perundungan
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengaku akan mengupayakan bantuan dana ke siswa B. “Kami berencana akan mintakan ke Baznas,” kata Nunuk.
Manajer Program Yayasan LKiS, Tri Noviana mengatakan secara umum sekolah-sekolah memiliki tiga hal yang dia sebut sebagai dosa besar pendidikan yaitu kekerasan seksual, perundungan/kekerasan, dan intoleransi.
Berkaitan dengan dugaan perundungan di SMPN 3 Wonosari, Noviana menjelaskan korban dapat mengalami perundungan fisik, verbal, finansial, dan sosial. Hal yang dapat menjadi dasar dugaan perundungan tersebut yaitu ejek-ejekan/hinaan.
“Korban bisa jadi mengalami perasaan sakit hati, sabar, dan memberanikan diri,” kata Noviana.
Noviana menambahkan dugaan tindakan perundungan yang dialami oleh siswa disabilitas tersebut perlu menjadi perhatian khusus oleh Dinas Pendidikan dan pihak sekolah. Pasalnya selama ini kasus perundungan sering terjadi di sekolah-sekolah dan berujung ketiadaan sanksi yang diberikan sekolah ke pelaku.
“Hal ini harus menjadi perhatian serius agar kejadian ini tidak terulang kembali, apalagi disabilitas menjadi salah satu kelompok rentan yang harus dilindungi dan mendapatkan ruang aman untuk mengakses pendidikan tanpa diskriminasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
Satlantas Polresta Sleman memberikan 690 teguran selama enam hari Operasi Patuh Progo 2026. Tercatat 61 kecelakaan lalu lintas.
Sebanyak 150 santri Kulon Progo mengikuti 22 cabang lomba FASI XIII DIY. Badko TKA-TPA menargetkan gelar juara umum.
Harga iPhone di iBox 1 November 2026 berubah. iPhone 15 dan 16 naik, sedangkan iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB turun Rp1 juta.
Polda Metro Jaya menangkap 27 orang dalam penggerebekan Kampung Bahari. Polisi menyita sabu, ganja, ekstasi, mesin cetak pil, dan senjata api.
Veda Ega Pratama finis kedua Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pembalap asal Gunungkidul itu kini naik ke posisi tujuh klasemen.