Kopdes Merah Putih di Kota Jogja Tetap Beroperasi Meski Belum Punya Gerai
Sebanyak 12 dari 16 KKMP di Kota Jogja telah beroperasi meski belum memiliki gerai permanen. Keterbatasan lahan dan modal masih menjadi kendala.
Ilustrasi perundungan./Pixabay-Wokandapix
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang pelajar laki-laki berumur 13 tahun di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul diduga menjadi korban perundungan pada Rabu (21/2/2024) setelah salat zuhur. Korban yang merupakan disabilitas tersebut mengalami patah jari kelingking.
Ayah korban, Wasido mengatakan kejadian tersebut berawal ketika anaknya dan pelajar lain saling mengejek. Menurut penuturan teman anaknya, kata dia lantas terjadi perkelahian. “Anak saya kan dari lahir tangannya cuma satu,” kata Wasido ditemui di RSUD Wonosari, Kamis (22/2/2024).
Wasido menambahkan perkelahian tersebut membuat salah satu jari kelingking tangan anaknya patah. Sebab itu, dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari dan menjalani rawat inap. Dia menceritakan anaknya kerap menjadi korban perundungan.
Hari ini, anak lelaki yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP tersebut sebenarnya akan masuk ke ruang operasi. Hanya saat ada beberapa kendala sehingga operasi ditunda. Rontgen juga telah dilakukan dan hasilnya jari kelingking memang patah dan harus dioperasi dengan memasang pen.
“Saya sudah menasehati ke anak saya, kalau diejek tidak usah gimana-gimana. Bilang aja ke bapak/ibu guru,” katanya.
Baca Juga
Pengamat: Awal Tahun Ajaran Jadi Momentum Maraknya Perundungan
Kasus Perundungan Marak, Ini Upaya yang Dilakukan Disdikpora DIY
Jadi Kota Pendidikan tapi Kasus Bullying Tinggi, Disdikpora Siapkan Strategi Ini
Wasido mengaku apabila tidak ada proses perundingan untuk membahas nasib anaknya antara keluarga perundung dan pihak sekolah, dia mempertimbangkan akan melaporkan hal tersebut ke polisi. “Pihak sekolah ada yang menemani ke sini [RSUD Wonosari],” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gunungkidul, Nunuk Setyowati membenarkan kejadian tersebut. Proses mediasi pun telah dilakukan antara pihak yang berkepentingan. Dengan begitu, kejadian tersebut tidak sampai tahap pelaporan ke kepolisian. “Saya detailnya belum begitu tahu. Tapi benar terjadi kekerasan dan sudah dimediasi sekolah kedua orang tuanya,” kata Nunuk.
Nunuk mengaku telah menghubungi kepala sekolah bersangkutan untuk mendapat kronologi kejadiannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 12 dari 16 KKMP di Kota Jogja telah beroperasi meski belum memiliki gerai permanen. Keterbatasan lahan dan modal masih menjadi kendala.
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Moto3 Australia 2026 dibatalkan akibat cuaca buruk. Hakim Danish dan Veda Ega Pratama tetap terpaut delapan poin di klasemen.
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menguatkan langkah menuju standar internasional pada puncak perayaan Dies Natalis ke-17 yang digelar di Gedung T
Simak 10 rekomendasi mobil angkut barang untuk usaha, mulai dari Suzuki Carry, Gran Max, hingga Isuzu Traga, beserta spesifikasi dan estimasi harga.