Getaran Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu Terasa hingga Jogja
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Tangkapan layar sebuah rumah yang masih berdiri kokoh di tengah proyek tol Jogja-Solo di Tamanmartani, Kalasan, Sleman. /Youtube-KakaTV.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah video yang menampakkan sebuah rumah yang masih berdiri kokoh di tengah area proyek tol Jogja-Solo yang berada di kawasan Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman. Video tersebut pun viral di media sosial dengan berbagai komentar warganet terkait tol Jogja-Solo.
Video tersebut diunggah di akun Instagram @merapi_uncover pada Sabtu (24/2/2024) lalu. Adapun video ini berasal dari akun Youtube KakaTV yang secara khusus menampilkan perkembangan proyek tol Jogja-Solo di Tamanmartani.
BACA JUGA : Pembangunan Tol Jogja-Bawen Dilanjutkan 6 Seksi, Ini Rincian Jalurnya
Di video tersebut memperlihatkan sebuah rumah cukup besar berlantai dua yang masih berdiri kokoh dan belum dihancurkan. Sementara di samping kiri dan kanan secara keseluruhan seluruh bangunan telah rata dengan tanah. Di sekitar rumah tersebut juga telah dipenuhi alat berat yang meratakan objek calon jalan tol Jogja-Solo ruas Klaten-Purwomartani tersebut.
Beberapa warganet ada berkomentar terkait kemungkinan pemilik rumah yang belum menyepakati soal harga. Meski demikian warganet lainnya, bahkan beberapa yang mengaku sebagai warga sekitar meluruskan bahwa bangunan tersebut belum dihancurkan karena masih terkendala administrasi yang belum dapat diselesaikan.
Saat dimintai konfirmasi melalui ponselnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Dian Ardiansyah membenarkan terkait video yang viral tersebut memang berada di Tamanmartani, Kalasan, Sleman tepatnya di Padukuhan Tegalrejo.
“Soal info di Instagram itu memang benar adanya di Tegalrejo Tamanmartani. Kalau berdasarkan data kami, itu rumah dan lahan warga atas nama Warsiati Susana,” katanya Senin (26/2/2024).
Dian menambahkan warga terdampak atas nama tersebut memiliki dua bidang lahan terdampak tol Jogja-Solo kebetulan berada di wilayah Tamanmartani. Kedua bidang lahan tersebut seluas 102 meter persegi dan 82 meter persegi. Kedua lahan ini telah diajukan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk pencairan uang ganti rugi.
Meski demikian dari lahan terdampak miliki Warsiati tersebut hanya satu bidang yang disetujui LMAN yaitu lahan dan bangunan dengan luas 102 meter persegi. Sedangkan lahan dan bangunan seluas 82 meter persegi yang belum disetujui adalah rumah yang viral tersebut. Sehingga belum dihancurkan oleh pelaksana proyek tol Jogja-Solo.
“Beliau memiliki 2 bidang tanah yang terkena tol Jogja-Solo dan dua-duanya sudah pernah diajukan ke LMAN. Yang satu bidang tanah seluas 102 meter persegi sama bangunan sudah disetujui LMAN dan sudah dibayarkan ke PYB [pihak yang berhak]. Sedangkan yang satunya seluas 82 meter persegi ditolak oleh LMAN karena ada masalah di alas haknya [sehingga tanah dan bangunan belum bisa dibebaskan],” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Bek PSS Sleman Christophe Nduwarugira tak gentar menghadapi Dimitar Mitkov yang mencetak brace pada laga debutnya bersama Madura United.
DPRD DIY menyoroti relasi kuasa dalam dugaan kekerasan seksual di pesantren dan meminta mekanisme pengaduan korban diperkuat.
LPS menjamin dana nasabah 13 bank yang ditutup sepanjang 2026 dibayar dalam lima hari, sesuai ketentuan penjaminan.
Harga cabai rawit merah tercatat Rp90.050 per kg dan telur ayam Rp29.900 per kg berdasarkan data PIHPS Nasional, Sabtu 12 September 2026.
Kematian Serda AMF di Mess Psikologi Galaksi diselidiki Pomau. Empat prajurit ditahan, sementara TNI AU membantah korban tewas akibat penganiayaan.