FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman Tegaskan Tim Garuda Siap Beri Segalanya
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.
Foto Ilustrasi Pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Tempel, Sleman, beberapa waktu lalu. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Masyarakat Sleman diminta memiliki pengetahuan tentang kebencanaan dan mitigasi bencana, karena mengingat wilayah Sleman merupakan daerah yang memiliki beberapa potensi bencana.
"Secara wilayah Kabupaten Sleman merupakan wilayah yang memiliki sejumlah potensi bencana, sehingga masyarakat harus memiliki pengetahuan tentang kebencanaan," kata Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo di Sleman, Selasa (27/2/2024).
Menurut dia, pihaknya juga terus memastikan instansi terkait dalam penangan bencana juga selalu siap sedia dalam upaya penanganan bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
"Instansi terkait penanganan bencana harus selalu siap, baik dalam hal sarana maupun prasarana penanggulangan dan penanganan bencana. Semua harus dalam kondisi baik dan siap," katanya.
Ia mengatakan, dengan kesiapan tersebut maka diharapkan dapat melakukan antisipasi dini dan meminimalisasi jatuhnya korban.
"Dengan memiliki pengetahuan dan pengalaman yang baik dalam menghadapi bencana, maka kita akan mampu bersikap dan bertindak secara cepat dan tepat, sehingga dapat meminimalisasi jatuhnya korban jiwa maupun material," katanya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengajukan perpanjangan status siaga darurat bencana di wilayah itu sebagai antisipasi masih adanya potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan mengatakan, sebelumnya status siaga darurat bencana di Kabupaten Sleman diberlakukan mulai 1 Desember 2023 hingga 28 Februari 2024.
"Karena potensi bencana yang kemungkinan masih terus terjadi, kami akan mengajukan perpanjangan status siaga darurat," katanya.
Sedangkan Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Lilik Andi Aryanto di Yogyakarta menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu kabupaten/kota untuk memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi di level provinsi yang bakal berakhir pada 29 Februari 2024.
"Kami evaluasi dulu status siaga darurat kemarin, kemudian dilihat kabupaten/kota masih perlu menetapkan siaga darurat atau tidak. Status bisa kita perpanjang atau cukup," katanya.
Sebelumnya, status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY Nomor: 422/KEP/2023 sejak 20 Desember 2023 sampai 29 Februari 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.
Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah hilang kontak tiga hari di perairan Banggai dan terdampar di Sulawesi Utara.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.