Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Pemungutan Suara - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Bawaslu Sleman mencatat adanya penurunan angka partisipasi pemilih dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) dibanding hari H pencoblosan.
Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar menjelaskan secara garis besar jumlah penyelenggaraan PSU dan PSL pada Pemilu kali ini lebih rendah dibanding dengan Hari H Pemilu.
Hanya saja, dalam pelaksanaannya terjadi penurunan penggunaan hak pilih dalam PSU dan PSL tahun ini dibanding saat partisipasi pemilih 14 Februari 2024 lalu. "Tingkat partisipasi [PSU dan PSL] di angka 67 persen rata-rata," kata Arjuna pada Selasa (27/2/2024).
Secara umum ada penurunan penggunaan hak pilih di TPS yang mengadakan PSU. Namun dari sudut pandang Arjuna, penurunan penggunaan hak pilih dalam PSU dan PSL belum tergolong signifikan meski angkanya cukup tinggi. "Iya dari 14 Februari itu ada penurunan tetapi tidak signifikan, tidak di bawah 50 persen," tandasnya.
Selain itu, tak semua TPS mengalami penurunan partisipasi pemilih saat gelaran PSU. Arjuna mencatat ada satu TPS yang angka partisipasinya terbilang masih tinggi saat gelaran PSU. TPS tersebut ialah TPS 129 Berbah. "Meskipun ada satu TPS itu yang angka partisipasi 98 persen kalau enggak salah. Itu yang di TPS 129 Berbah," jelasnya.
Pada Pemilu kali ini ada 8 PSU dan 5 PSL yang digelar di Sleman. Dari total PSU dan PSL yang dilaksanakan serentak pada Sabtu (24/2/2024) lalu, ada dua TPS yang menggelar PSL dan PSU sekaligus.
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Klaim Tingkat Partisipasi Pemilih saat PSU Cukup Tinggi
Sebelumnya, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu DIY, Umi Illiyina yang meninjau lapangan PSU di TPS 126 Tambakbayan juga menyoroti kans penurunan partisipasi pemilih saat pelaksanaan PSU. Aspek teknis seperti banyak pemilih yang tidak libur dan bekerja saat PSU membuat penurunan partisipasi pemilih bisa terjadi.
"Mungkin minat pemilih ya itu akan berkurang, karena memang pertama ini bukan hari libur nasional. Kemudian juga buat pemilih yang bekerja masih di hari Sabtu tentunya agak kesulitan untuk membagi waktu untuk datang ke TPS," tegasnya.
Namun Umi meyakini perbedaan surat suara yang digunakan tidak terlampau jauh dibanding saat hari pencoblosan yang lalu. "Kemungkinan besar pasti berkurang dibanding tanggal 14 Februari kemarin, tetapi kita berharap tidak jauh perubahan surat suaranya," imbuh Umi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.