Advertisement
Pagi Ini Ada Pawai Budaya Siswa SMA dan SMK di Kota Jogja, Waspada Jalanan Padat Merayap

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah SMA dan SMK di Kota Jogja pagi ini menggelar pawai budaya menyambut Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jatuh pada 13 Maret. Sejumlah tepi titik jalan utama di Kota Jogja dipenuhi barisan siswa yang mengenakan busana tradisional.
Lalu lintas di jalan-jalan utama padat merayap pada Kamis pagi. Salah satu iring-iringan pawai budaya terlihat di Jalan AM Sangaji Kota Jogja berasal dari SMKN 2 Jogja. Ratusan anak menampilkan masing-masing tradisi budaya yang ada di DIY.
Advertisement
Menurut guru SMKN 2 Jogja, Dwi Saptowati yang mengiringi rombongan pawai budaya, di sekolahnya tiap kelas diwajibkan menampilkan budaya tradisi yang ada di DIY sesuai yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah.
“Macam-macam temanya, semuanya mencerminkan tradisi yang ada di DIY. Kami terbagi dalam 12 kelas yang masing-masing kelas nanti mewakili satu tradisi yang ditampilkan dalam pawai budaya,” ujarnya, Kamis.
BACA JUGA: Hari Jadi DIY Disepakati 13 Maret, Pemda Siapkan Perayaan dengan Nuansa Khas Jogja
Salah satu kelas di SMKN 2 Jogja menampilkan tradisi reog Gunungkidul. Mereka mengenakan busana seperti penari reog. Ada juga yang menampilkan tradisi rasulan sebagai bentuk perayaan atau tradisi pascapanen Gunungkidul.
Tradisi rasulan ditampilkan para siswa dangan mengenakan busana tradisional lurik, surjan, kebaya dilengkapi dengan uba rampe yang diusung dalam miniatur joglo. Dalam barisan para siswa membawa besek besar sebagai simbol wadah makanan perayaan rasulan.
Hari Jadi DIY dalam waktu dekat akan disahkan dalam Perda Hari Jadi DIY. Saat ini prosesnya baru kesepakatan Raperda.
Penetapan Hari Jadi DIY mengacu peristiwa Hadeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat pada Kamis Pon tanggal 29 Jumadil Awal Tahun Be 1680 yang bertepatan dengan 13 Maret 1755 Masehi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Tanah Longsor di Jalan Raya Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Menimpa Kendaraan, 10 Orang Meninggal Dunia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Belum Ada Peningkatan Pergerakan Arus Balik di Bantul, Dishub: Lebih Banyak Mengunjungi Objek Wisata
- Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang Merangkak Naik
- Pemda DIY Susun DRMP Sumbu Filosofi
- Jaringan Omah Jaga Warga di Gunungkidul Akan Terus Diperluas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini Jumat 4 April 2025: Stasiun Tugu, Lempuyangan, Maguwo, Ceper, Srowot, Delanggu hingga Palur
Advertisement
Advertisement