Hujan Intensitas Tinggi Guyur Merapi Sabtu Siang, Waspada Lahar
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
Siswa SMKN 2 Jogja saat kirab budaya dalam rangka menyambut Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jatuh pada 13 Maret, Kamis (7/3/2024). - Harian Jogja/Maya Herawati
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah SMA dan SMK di Kota Jogja pagi ini menggelar pawai budaya menyambut Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta yang jatuh pada 13 Maret. Sejumlah tepi titik jalan utama di Kota Jogja dipenuhi barisan siswa yang mengenakan busana tradisional.
Lalu lintas di jalan-jalan utama padat merayap pada Kamis pagi. Salah satu iring-iringan pawai budaya terlihat di Jalan AM Sangaji Kota Jogja berasal dari SMKN 2 Jogja. Ratusan anak menampilkan masing-masing tradisi budaya yang ada di DIY.
Menurut guru SMKN 2 Jogja, Dwi Saptowati yang mengiringi rombongan pawai budaya, di sekolahnya tiap kelas diwajibkan menampilkan budaya tradisi yang ada di DIY sesuai yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah.
“Macam-macam temanya, semuanya mencerminkan tradisi yang ada di DIY. Kami terbagi dalam 12 kelas yang masing-masing kelas nanti mewakili satu tradisi yang ditampilkan dalam pawai budaya,” ujarnya, Kamis.
BACA JUGA: Hari Jadi DIY Disepakati 13 Maret, Pemda Siapkan Perayaan dengan Nuansa Khas Jogja
Salah satu kelas di SMKN 2 Jogja menampilkan tradisi reog Gunungkidul. Mereka mengenakan busana seperti penari reog. Ada juga yang menampilkan tradisi rasulan sebagai bentuk perayaan atau tradisi pascapanen Gunungkidul.
Tradisi rasulan ditampilkan para siswa dangan mengenakan busana tradisional lurik, surjan, kebaya dilengkapi dengan uba rampe yang diusung dalam miniatur joglo. Dalam barisan para siswa membawa besek besar sebagai simbol wadah makanan perayaan rasulan.
Hari Jadi DIY dalam waktu dekat akan disahkan dalam Perda Hari Jadi DIY. Saat ini prosesnya baru kesepakatan Raperda.
Penetapan Hari Jadi DIY mengacu peristiwa Hadeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat pada Kamis Pon tanggal 29 Jumadil Awal Tahun Be 1680 yang bertepatan dengan 13 Maret 1755 Masehi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.