Mete Gunungkidul Pernah Tembus Kanada, Kini Bidik Pasar Nasional
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Dua orang petani di Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong, menanam padi, belum lama ini. Banyaknya sumber air membuat petani di wilayah Ponjong bisa menanam padi sebanyak tiga kali dalam setahun. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab saat ini mencatat di wilayah Sleman barat ada sekitar 100 hektare lahan dibiarkan bero alias tidak ditanami sama sekali. Diduga karena ketersediaan air yang tak mencukupi menjadi penyebab lahan dibiarkan terbengkalai.
Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Setda Sleman, Heru Saptono mengatakan, pihaknya belum melakukan pendataan secara menyeluruh, tapi saat ini ada fenomena tanah bero di Sleman barat meliputi Kapanewon Minggir dan Moyudan.
BACA JUGA: Petani Sleman Kini Bisa Panen Padi Empat Kali dalam Setahun dengan Varietas Padjajaran
Ia mencatat ada sekitar 100 hektare lahan milik petani yang tidak digarap hingga sekarang. "Salah satunya ada di Kedung Banteng di Kalurahan Sumberagung, Moyudan,” kata Heru kepada wartawan, Kamis (21/3/2024).
Dia menjelaskan, ratusan hektare lahan di Sleman barat dikarenakan ketersediaan air yang tidak mencukupi. Hal ini terjadi karena adanya perbaikan Selokan Van Der Wijck di akhir tahun lalu.
Selain itu, keberadaan air hujan dinilai belum mencukupi dikarenakan kondisi tanah memiliki tingkat porositas yang tinggi. Akibatnya air yang ada meresap ke dalam tanah sehingga belum bisa dimanfaatkan untuk pertanian.
“Jadi faktornya kombinasi antara dampak dari perbaikan selokan dan musim hujan yang terlambat turun sangat berpengaruh terhadap adanya tanah bero di Sleman barat,” ungkapnya.
Menurut dia, kondisi ini sangat disayangkan karena dengan tidak ditanami maka dapat berperngaruh terhadap produksi padi di Bumi sembada. Oleh karenanya, saat sekarang ada kerja sama denga UGM untuk mengkaji agar lahan-lahan tersebut bisa dimanfaatkan sehingga bisa tetap produktif.
“Sayang kalau dibiarkan saja karena pemkab sudah berupaya mempertahankan area tersebut sebagai lahan hijau pertanian. Makanya sedang ada koordinasi dengan Profesor Wagiman [UGM] untuk mencari tanaman apa yang cocok dikembangkan sehingga lahan tetap bisa produktif,” katanya.
BACA JUGA: Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Sleman Gagal Tanam
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono mengatakan, kemarau Panjang yang terjadi di 2023 dampaknya masih dirasakan petani Sleman, khususnya di wilayah barat. Terlebih lagi, sambung dia, adanya perbaikan Selokan Van Der Wijck membuat pasokan air jadi semakin berkurang.
“Sleman barat memang jadi wilayah paling terdampak kemarau Panjang,” katanya.
Menurut Suparmono, kontur tanah di wilayah Sleman barat termasuk unik karena memiliki tingkat porositas yang tinggi. Upaya antisipasi sudah dilakukan dengan cara membantu pembuatan sumur dangkal, tapi selalu mengalami kegagalan.
“Ini yang dicarikan Solusi. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian DIY agar perbaikan selokan tidak dilakukan saat musim kemarau karena saat itu dilaksanakan, maka petani di Sleman barat akan terkena dampaknya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Macklemore mengumumkan tur Free Palestine setelah dikeluarkan dari sisa tur Ed Sheeran. Simak jadwal Dublin, Paris, dan London.
Marc Marquez mengakui Pedro Acosta bisa mengalahkannya saat menjadi rekan setim di Ducati pada MotoGP 2027. Acosta baru menang di Austria.
Studi 2025 mengungkap perbedaan jumlah kata yang diucapkan perempuan dan laki-laki ternyata dipengaruhi usia. Simak hasil penelitiannya.
AI kini bekerja di balik berbagai fitur smartphone dan laptop, mulai dari pencarian, terjemahan, edit foto, penulisan hingga memahami konteks layar.
25 September 2026 memperingati sejumlah hari penting, termasuk Hari Jadi Kota Bandung, Hari Ataksia Internasional, Hari Apoteker Sedunia, dan World Dream Day.