Koperasi Merah Putih Jogja Siap Produksi 65 Ribu Batik Segoro Amarto
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Foto ilustrasi pasar murah. ANTARA/Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul telah menggelar pasar murah dan operasi pasar untuk menstabilkan harga pangan.
Sekretaris DKUKMPP Bantul, Husin Bahri menjelaskan pasar murah akan diselenggarakan tiga kali di kapanewon atau kecamatan dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, antara lain di Dlingo, Imogiri serta pekan depan di Guwosari, Pajangan.
"Aktivitas atau kegiatan ini [pasar murah] untuk mendukung ketersediaan bahan pokok yang murah bagi masyarakat miskin dan stabilisasi harga," katanya, Minggu (24/3/2024).
BACA JUGA : Gunungkidul Siapkan 2 Ton Beras untuk Pasar Murah di Kalurahan
Pasar murah dilakukan dengan menyasar kapanewon yang merupakan kantong kemiskinan di Bantul. Dalam setiap pasar murah komoditas pangan yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, ayam ras, bawang merah dan bawang putih. Dalam setiap pasar murah masing-masing komoditas pangan akan disediakan sekitar 10 ton.
Selain itu, dia menuturkan operasi pasar juga dilakukan dengan menyasar pedagang pasar rakyat. Operasi Pasar tersebut dilakukan dengan kerjasama antara Pemkab Bantul dengan Pemda DIY. Dia menuturkan komoditas beras masih menjadi komoditas utama operasi pasar.
"Operasi masih banyak di beras, sementara komoditas lain karena cenderung masih stabil [harganya] jadi belum dilakukan oeprasi pasar," katanya.
Terhitung dari Januari-Maret 2024, telah dilakukan operasi pasar di Pasar Barongan, Pleret, Pundong dan Imogiri. "Setiap kali operasi pasar rata-rata 4-10 ton komoditas," katanya.
Ia berharap operasi pasar tersebut dapat menstabilkan harga pangan di pasaran. Disana pedagang akan diperkenankan membeli komoditas pangan di bawah harga pasar, kemudian diharapkan pedagang dapat menjualnya sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik resmi dijual mulai Rp300 ribu dengan kapasitas GBK terbatas.
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.