Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Petugas memasang rambu peringatan bahaya di kawasan Pantai Parangtritis untuk mencegah adanya laka laut, Senin (24/4/2023)/Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY bakal mengerahkan sejumlah personel untuk berjaga di sejumlah objek wisata khususnya kawasan pantai selama masa libur Lebaran mendatang. Personel ditugaskan khusus untuk mengantisipasi adanya insiden kecelakaan laut yang biasanya terjadi saat musim liburan.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan, pihaknya akan menggandeng Polairud, Basarnas, dan Satlinmas Rescue Istimewa dalam mengamankan libur Lebaran mendatang. Tidak hanya menjaga masa liburan, personel juga akan ditugaskan mengantisipasi bencana alam di wilayah masing-masing.
BACA JUGA: Sejumlah Titik Jalan Rusak di Sleman Ditambal, Segini Panjang Jalannya
"Kami sedang berproses meminta Jaga Warga dan linmas di lingkungan masing-masing untuk bisa meningkatkan keamanan di lingkungan mereka selama libur Lebaran," katanya, Rabu (27/3/2024).
Noviar menyebut, total ada 33 titik pantai yang ada di DIY dan tersebar mulai dari ujung timur yakni Pantai Sadeng, Wediombo, kemudian ke barat ada Pantai Congot, Waduk Sermo sampai Gunung Merapi. Sejumlah objek wisata itu akan dijaga selama 24 jam.
"Kami juga akan mengingatkan wisatawan di pantai Parangtritis terutama untuk hati-hati terkait adanya palung laut di sana
karena masih dalam musim hujan. Jadi para wisatawan tolong memperhatikan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG terutama kalau terjadi awan kumulonimbus yang disertai dengan angin puting beliung," jelasnya.
Berdasarkan catatan pihaknya total ada 328 personel Satlinmas Rescue Istimewa yang nantinya disiagakan, kemudian Jaga Warga total seluruhnya 102.000 orang dan Satlinmas 27.524 orang. Pembagian ketugasannya nanti akan diberikan kepada masing-masing unit dan kabupaten kota.
BACA JUGA: Kronologi Petugas Lapas Wirogunan Jogja Gagalkan Penyelundupan 74 Butir Pil Koplo
"Dari Satlinmas Rescue Istimewa juga sudah memasang bendera merah di tempat yang berbahaya di Pantai Parangtritis sehingga masyarakat diharapkan memperhatikan tanda yang sudah dipasang itu," katanya.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIY, Lilik Andi Aryanto mengatakan, pihaknya mengantisipasi peralihan musim hujan menuju kemarau yang diprediksi mengakibatkan cuaca ekstrem. Menurutnya itu diprediksi terjadi pada April menuju Mei mendatang.
"Pancaroba biasanya sangat memungkinkan terjadinya cuaca ekstrem. Kita tetap pantau di sejumlah wilayah yang rawan agar masyarakat tetap waspada," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.