Izin Klinik KDMP Tamanmartani Masih Berproses di Dinkes Sleman
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Sutrisna Wibawa./Instagram @sutrisna.wibawa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa kembali ancang-ancang maju sebagai kontestan Pilkada Gunungkidul 2024. Setelah kalah suara saat Pilkada 2020 lalu, kali ini, dia masih kukuh membawa gagasan mengenai pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan manajemennya.
"Arahnya harus bagaimana sumber daya manusia [dapat dimaksimalkan dan dimanajemen]. Isu pokok saya di situ SDM," kata Sutrisna dihubungi, Jumat (29/3).
Disinggung perihal persiapan Pilkada Gunungkidul 2024, Rektor UNY periode 2017-2021 ini mengaku belum dapat memberikan informasi apapun. Pendekatan masih di lakukan ke berbagai partai. Hanya saja dia tidak dapat menyampaikan partai mana saja yang pihaknya dekati.
BACA JUGA: Sutrisna Wibawa Dipastikan Maju Lagi di Pilkada Gunungkidul 2024, Ini Parpol yang PDKT
"Masih dinamis. Belum dapat menyampaikan. Pendekatan-pendekatan. Cawabup juga belum ada. Harus hati-hati semua. Belum ada progres," katanya.
Setidaknya, Sutrisna menarget partai pendukung, koalisi, dan cawabup selesai pada April 2024. Hanya dia tidak dapat memastikannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.