Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Ilustrasi pos pengamanan Lebaran 2023. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Jajaran Polresta Sleman akan menerjunkan 447 personel untuk pengamanan selama libur Lebaran. Rencananya pengamanan yang bertajuk Operasi Ketupat Progo 2024 dimulai 4-16 April mendatang.
Wakasatlantas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi mengatakan, Operasi Ketupat Progo baru dimulai 4 April 2024. Kendati demikian, upaya persiapan telah dilakukan mulai dari sekarang.
Menurut dia, operasi yang berlangsung selama 13 hari ini akan menerjunkan sebanyak 447 personel. Rencananya ratusan personel itu akan disebar ke tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan.
BACA JUGA: 62 Laptop Digondol Komplotan Maling Bermobil di Sleman, Polisi Masih Buru Pelaku
Pos pengamanan didirikan di Tempel, Prambanan dan Gamping. Adapun pos pelayanan rencananya didirikan di Ambarukmo Plaza.
“Sudah dipetakan dan seluruh personel siap diterjunkan untuk pengamanan saat libur Lebaran,” kata Arfita, Minggu (31/3/2024).
Dia menjelaskan, untuk potensi keramaian arus mudik 2024 diperkirakan akan mengalami pergeseran dibandingkan dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tak lepas dioperasikannya jalu tol Jogja-Solo sehingga pintu masuk akan terpusat di sektor timur di pos pengamanan Prambanan.
“Tahun sebelumnya yang paling ramai berada di pos pengamanan Tempel, tapi sekarang pintu utama masuk Sleman berada di Prambanan,” ungkapnya.
Selain menyiapkan ratusan personel untuk pengamanan, jajaran Satlantas Polresta Sleman juga siap mengatasi kepadatan arus kendaraan dengan rekayasa lalu lintas. Titik-titik ini meliputi Jalan Magelang di Kapanewon Tempel, simpang tiga Prambanan, seputaran Gamping dan seputaran pos pelayanan Amplaz.
“Sudah ada skemanya dan saat ada kemacetan atau kepadatan arus kendaraan, maka rekayasa agar jalur bisa lebih lancar akan diberlakukan,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, pelaksanaan libur Lebaran harus bisa dipastikan berjalan dengan aman dan lancar. Oleh karenanya, ia mengaku sudah menginstruksikan ke jajarannya untuk mempersiapkan agar semuanya bisa sesuai dengan yang diharapkan.
“Sudah tidak ada lagi pandemi dan liburnya juga Panjang sehingga pergerakan Masyarakat akan melonjak signifikan dibandingkan dengan penyelenggaraan di 2023,” katanya.
BACA JUGA: Kurangi Risiko Kecelakaan, DPUPKP Sleman Pasang Peringatan Jalan Rusak di Sejumlah Titik
Untuk kelancaran, Kustini sudah meminta kepada DPUPKP Sleman bergerak melakukan penambalan jalan berlubang di titik-titik yang dianggap rawan. Selain itu, juga meminta kepada Dinas Perhubungan untuk perbaikan lampu penerangan jalan sehingga dapat mendukung kenyamanan para pengendara saat malam hari.
“Tentunya fasilitas Kesehatan juga harus diperhatikan karena menjadi penting sehingga layanan tetap bisa dijalankan, meski ada libur Lebaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.