Siap-siap, Kamera ETLE Dipasang di Simpang Tiga Cepit Bantul
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Dishub DIY saat melakukan ramp check terhadap bus angkutan mudik lebaran di terminal dan garasi PO jelang mudik lebaran belum lama ini./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan bus angkutan mudik Lebaran tak lolos ramp check yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) DIY. Bus yang tak lolos itu tidak diberikan stiker penanda dan tak dianjurkan untuk mengangkut pemudik.
Plh Kepala Dishub DIY, Sumariyoto mengatakan pihaknya telah menggelar ramp check sejak bulan lalu. Pengecekan dikerjakan secara maraton di lima kabupaten dan kota se-DIY dengan jumlah kendaraan yang dicek mencapai ratusan.
"Ramp check sudah kami gelar. Ada 500 kendaraan yang dicek dan 30-an yang enggak lolos dan tidak dipasang stiker. Yang lain sudah aman sebagai tanda kepada penumpang bahwa bus sudah dicek dan laik jalan," kata Oyot, sapaanya, Selasa (2/4/2024).
Menurutnya, bus yang tak lolos ramp check itu mengalami sejumlah masalah saat dicek oleh petugas, sehingga dipastikan kurang aman jika dipakai sebagai kendaraan mudik lebaran. Tak mau kompromi pihaknya memutuskan untuk tidak meloloskannya. "Ke-30 bus itu karena enggak diurus uji dan izinnya, padahal urus uji itu gratis, ya sudah merasa sendiri," ujarnya.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Angkutan Jalan Dishub DIY Raden Sigit Wahyu Wibowo menyampaikan, pengecekan meliputi unsur administrasi, unsur teknis utama, dan unsur teknis penunjang.
BACA JUGA: Ban Bus Tipis, Ramp Check Dishub Kulonprogo Himbau Persiapan Angkutan Mudik
Setelah kendaraan berhasil melewati ramp check, akan diberikan tanda khusus berupa stiker yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
“Yang di cek kondisi fisik bus, lampu utama, lampu sen, dan lampu rem belakang stop harus menyala, wipper, rem, ban, speedometer, setirnya, lalu kelengkapan administratif seperti lampiran hasil uji KIR, SIM milik pengemudi, STNK, Buku Uji, dan Ijin Trayek sudah lengkap gak semuanya. Kalau lengkap kita kasih sticker penanda bus layak jalan oleh pemerintah,” terangnya.
Ramp check dilakukan menggunakan dua metode yaitu jemput bola di mana petugas mendatangi garasi-garasi dari Perusahaan Otobus (PO) di Kabupaten Kota Jogja, Bantul, dan Sleman secara langsung dan pemeriksaan di terminal.
Hasil dari ramp check di sembilan garasi PO yakni PO. Gresika, PO. Tata Transport, PO. Acropolis, PO. Semut Ireng, PO. Idaman Transport, PO. Wayang, PO. TIVIDI, PO. Alfa Trans Abadi, dan PO. White Horse. Sudah 58 bus dilakukan pemeriksaan. Dari jumlah tersebut sebanyak 30 kendaraan lulus dan 28 kendaraan tidak lulus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.