Harga Pertamax Naik, Pertashop di Gunungkidul Sepi Pembeli
Penjualan Pertamax di Gunungkidul turun hingga 60% usai harga naik. Pelaku Pertashop mengeluhkan dampaknya.
Ilustrasi macet./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Jalur di kawasan wisata Candi Prambanan atau Jalan Jogja-Solo diprediksi akan lebih dibandingkan arus mudik di tahun-tahun sebelumnya. Satlantas Polresta Sleman sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan arus kendaraan.
Wakasatlantas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi mengatakan sudah ada pemetaan terhadap jalur rawan macet pada saat libur Lebaran. Salah satunya berada di jalan Jogja-Solo atau tepatnya di kawasan wisata Candi Prambanan. “Kami sudah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas guna mengantisipasi adanya kepadatan kendaraan di Kawasan tersebut,” kata Arfita, Rabu (3/4/2024).
Dia menjelaskan, potensinya berada di simpang tiga Prambanan. Hal ini tak lepas adanya kepadatan arus kendaraan dari arah Jogja-Solo atau sebaliknya karena sebagai jalur nasional yang menghubungkan Jawa Tengah dengan DIY.
Kawasan ini juga masuk sebagai jalur mudik, sekaligus untuk akses wisata candi. Di sisi lain, juga terdapat perlintasan kereta api di sisi selatan sehingga dapat berpengaruh terhadap kondisi lalu lintas di sekitarnya. “Untuk rekayasa, kami juga sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Klaten serta didirkan pos pengamanan,” katanya.
Potensi kemacetan juga terjadi di simpang proliman. Untuk kondisinya tidak beda jauh dengan simpang tiga Prambanan yang merupakan jalan nasional sehinga berpotensi adanya kepadatan arus kendaraan.
Menurut Arfita, sudah menyiapkan skema mengurai terjadinya kemacetan. Untuk masuk Jogja akan melaksanakan penarikan arus secara manual.
Rencananya juga ada penerapan contraflow di Jalan Bogem diikuti dengan penarikan secara serentak di simpang proliman, simpang tiga Raden Ronggo, simpang Bandara Adisutjipto, simpang tiga Maguwo hingga Janti.
Selain itu, juga ada penempatan personel di simpang tiga Ramayana Balet, simpang proliman, depan jembatan timbang untuk mengarahkan arus keluar Jogja melalui jalur lambat.
BACA JUGA: Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polres Bantul Untuk Atasi Kemacetan saat Libur Lebaran
Adapun rekaysa yang dipersiapkan untuk akses keluar Jogja, Arfita mengungkapkan sudah menyiapkan skema pengalihan arus dengan mengarahkan pengendara menuju simpang tiga Ramayana Balet ke utara menuju Jalan Tulung ke timur hingga sampai di wilayah Klaten. “Kami juga menutup akses u turn dengan menggunakan water barrier,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana mengatakan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran atau pada Senin (8/4/2024). Untuk jalur rawan macet diperkiarakan terjadi di Jalan Jogja-Solo karena terpengaruh adanya pembukaan tol sampai kilometer 22 di Ngawen, Klaten. “Untuk kelancaraan arus kendaraan sudah ada koordinasi dengan pihak kepolisian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan Pertamax di Gunungkidul turun hingga 60% usai harga naik. Pelaku Pertashop mengeluhkan dampaknya.
Pria asal Magelang ditangkap usai tipu jual beli sapi di Bantul. Sapi dibawa tanpa pelunasan, lalu dijual lagi.
Kenali tanda kelelahan mental seperti sulit fokus hingga mudah lelah. Jangan abaikan, ini cara tubuh minta istirahat.
Job fair Kulonprogo 2026 digelar 23-24 Juni, hadirkan 2.100 lowongan dari 26 perusahaan. Peluang besar bagi lulusan baru.
Trailer Spider-Man: Brand New Day resmi rilis. Hulk kembali, konflik Peter Parker makin gelap dan emosional.
Gojek bersama Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) mengumumkan penerima Beasiswa Gojek Gelombang 2 melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026