Advertisement
Gunung Merapi Kembali Mengeluarkan Awan Panas, Kabupaten Magelang Sempat Hujan Abu
Foto pengamatan visual BPPTKG menunjukkan guguran awan panas di Gunung Merapi, Kamis (25/1/2024). - ist - BPPTKG
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG—Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan DIY kembali mengeluarkan awan panas guguran, Rabu (3/4/2023). Sebagian daerah Kabupaten Magelang sempat terjadi hujan abu.
Petugas Pemantau Gunung Merapi di Pos Babadan, Yulianto, di Magelang, menyampaikan pada pukul 06.26 WIB telah terjadi awan panas guguran Gunung Merapi dengan amplitudo max 48 mm dan durasi 171.32 detik, serta estimasi jarak luncur maksimal 1.700 meter ke barat daya.
Advertisement
Menurut dia, wilayah yang terkena hujan abu akibat terjadi guguran awan panas tersebut antara lain di sebagian Kecamatan Dukun dan Kecamatan Sawangan.
BACA JUGA: Jalur Prambanan Rawan Macet, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polresta Sleman
Ia menyebutkan untuk Kecamatan Dukun yang terjadi hujan abu antara lain di Desa Sewukan dan Krinjing. Sedangkan di Kecamatan Sawangan antara lain Bawangan dan Tlatar.
“Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan,” katanya. Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini Level III (siaga), dengan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh lima kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal tujuh kilometer.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal tiga kilometer dan Sungai Gendol lima kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPBD: 14.537 Warga Nagan Raya Aceh Terdampak Banjir Bandang
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
- Upacara Ganti Dwaja di Pakualaman Jogja Jadi Daya Tarik Wisatawan
- Kelurahan Gowongan Jogja Rilis Buku untuk Edukasi Anak Pilah Sampah
- Uji Coba Malioboro Full Pedestrian, Pedagang Tetap Bisa Melintas
- Menekraf Riefky: JAFF Market 2025 Perkuat Ekosistem Film Nasional
- Akademisi Bahas Pendidikan Islam di Era Masifnya AI
Advertisement
Advertisement



