Gunungkidul Ajukan 9 Jembatan Baru, Anggaran Rp27 Miliar
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Kondisi arus lalu lintas di simpang tiga Prambanan pada Sabtu (6/4/2024) siang hari terlihat ramai lancar./ Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Arus lalu lintas kendaraan di pintu masuk Prambanan mulai terlihat ada peningkatan. Diperkirakan kepadatan terus bertambah pada dua hari terakhir sebelum Lebaran.
Kepala Pos Pengamanan Prambanan, AKP Sugiran mengatakan, pada Sabtu (6/4/2024) siang sudah mulai terlihat adanya peningkatan arus kendaraan. Mobil plat luar daerah seperti dari Jakarta, Semarang dan lainnya sudah mulai terlihat, meski jumlahnya masih relative sedikit.
“Ramai lancar kondisinya dan mungkin belum puncak sehingga arus masih berjalan seperti biasanya,” kata Sugiran.
Menurut dia, pembukaan tol Jogja-Solo belum berdampak signifikan terhadap laju kendaraan di pintu masuk Prambanan. Ia berpendapat, arus pemudik belum sampai di Kota Jogja dan sekitarnya sehingga lalu lintas masih terpantau lancar.
“Kemungkinan Minggu dan Senin akan semakin padat kendaraan yang melintas,” katanya.
Sugiran mengakui sudah menyiapkan skema saat kepadatan arus kendaraan mulai terlihat. Indikasi ini dapat dideteksi dengan adanya antrean kendaraan yang mengular di traffic light simpang tiga Pramabanan.
“Kalau antreannya Panjang sampai wilayah Klaten, maka lampu lalu lintas akan diflashing [berkedip-kedip kuning], kemudian menerjunkan personel untuk mengatus secara manual,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramanan mengatakan, terus memantau kondisi lalu lintas di berbagai pos pintu masuk di Kabupaten Sleman. Hingga saat ini, ia menilai arus keluar masuk kendaraan masih relative biasa dikarenakan kondisinya lancar dan belum ada kemacetan.
“Data dari Dinas Perhubungan DIY di seluruh pos pintu masuk hingga saat ini masih di kisaran 50.000-60.000 kendaraan yang keluar masuk tiap harinya,” katanya.
Menurut dia, lonjakan diperkirakan terjadi pada Minggu. Pasalnya, untuk sekarang jalur mudik juga masih terhitung lancar. “Terus kami pantau. Tidak hanya di pintu masuk Sleman, tapi juga jalur tol mulai dari Jakarta, Semarang hingga Solo,” katanya.
Secara total untuk pengamanan selama libur Lebaran, Dinas Perhubungan Sleman menerjunkan 75 personel. Tim dibagi untuk pemantauan dan pengawasan di pos Prambanan, Tempel dan Amplaz.
“Kami juga menyiagakan tim perbaikan penerangan lampu jalan sebanyak sepuluh orang,” katanya.
Disinggung mengenai jumlah kendaraan yang masuk melalui pintu Prambanan, Arip mengakui pihaknya tidak membuat perhitungan. Menurut dia, perhitungan dilakukan langsung oleh Dinas Perhubungan DIY.
“Datanya yang punya di provinsi karena kabupaten tidak melakukan jumlah kendaraan yang melintas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.