Advertisement
Penemuan Jenazah Kali Opak Diduga Korban Sungai Code, Begini Penjelasan Polisi
Tenggelam - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Sesosok jenazah yang ditemukan di dam Sungai Opak, tepatnya di dekat Jembatan Kretek 1, Jumat (12/4/2024) lalu diduga adalah Basuki, warga Jogja yang hilang lantaran hanyut di Sungai Code, Rabu (10/4/2024). Terkait dengan hal itu, Polres Bantul turut angkat bicara.
"Jadi kabar itu belum pasti kebenarannya. Kami belum bisa memastikan apakah itu Pak Basuki, warga Kota Jogja," kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Rabu (17/4/2024).
Advertisement
Lebih lanjut Jeffry mengakui jika pihaknya telah bertemu dengan keluarga dari Basuki, pada Rabu. Kepolisian juga telah meminta sampel darah dan cek DNA di Jakarta. Ini dilakukan untuk memastikan jika jenazah tersebut keluarganya atau bukan. "Sambil menunggu hasil tes DNA tersebut, kami juga telah berupaya melakukan pembanding sidik jari. Siapa tahu ada kemiripan. Karena dari pihak keluarga yakni istri atau anak belum yakin. Kalau yang ditemukan itu suami atau bapaknya," terangnya.
Dari hasil pembanding sidik jari, kata Jeffry juga masih meragukan. Karena dokumen yang ada juga menggunakan sidik jari. "Jadi belum bisa diketahui apakah itu benar pak Basuki atau lainnya. Jadi belum pasti," ucap Jeffry.
BACA JUGA: Pencarian Lansia Hilang di Sungai Code Diperluas Sejauh 8,5 Km
Menurut Jeffry, identitas jenazah tak dikenal itu memang mengalami kendala. Kondisi mayat sudah kembung, dan sudah pecah, sehingga pihaknya kesulitan untuk melakukan identifikasi. “Kami gunakan alat mambis, belum teridentifikasi,” lanjutnya.
Sebagaimana diketahui jenazah tersebut ditemukan terapung di dam Sungai Opak, Jumat pukul 06.15 WIB oleh warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPJS Ketenagakerjaan Beri Keringanan Iuran 50 Persen Bagi Pekerja BPU
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement






