Malioboro Bakal Bebas Rokok Total, Pelanggar KTR Langsung Didenda
Pemkot Jogja percepat revisi Perda KTR. Malioboro jadi kawasan bebas rokok, pelanggar langsung kena denda tanpa sidang.
Ilustrasi jemaah calon haji./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Jemaah haji asal Bantul mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada akhir Mei 2024. Dari total jemaah haji asal Bantul yang diberangkatkan tahun ini, 35% di antaranya adalah lansia.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul, Ahmad Shidqi menyampaikan tahun ini ada 1.044 orang jemaah haji asal Bantul yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Dia menuturkan dari jumlah tersebut, 35 persennya merupakan jemaah lansia.
Dari jumlah tersebut, jemaah haji tertua berusia 92 tahun dan termuda berusia 22 tahun. Menurut Ahmad dengan masa tunggu jemaah haji saat ini sekitar 34 tahun, jemaah haji termuda tersebut dapat ikut dalam keberangkatan haji tahun ini lantaran mengajukan diri untuk mendampingi jemaah haji lansia.
Menurutnya lantaran jamaah haji lansia jumlahnya cukup tinggi, ada petugas haji khusus yang disiapkan oleh Kemenag untuk melayani lansia.
Dia menyampaikan keberangkatan jemaah haji asal Bantul akan dibagi dalam empat kloter, yang terbagi dalam kloter keberangkatan 49, 51, 54 dan 81. “Per kloter jemaah haji berapa ini jumlahnya tetap 352 jemaah, ditambah 5 petugas dari pusat dan 3 petugas daerah,” ujarnya, Minggu (5/5/2024).
Dia menyampaikan jemaah haji tersebut akan berangkat pada rentang waktu 25 Mei-2 Juni 2024. Terhadap mereka telah dilakukan pengecekan kesehatan secara umum berupa pengecekan tekanan darah, kolesterol dan kadar gula. Dia menuturkan jemaah haji yang hasil pengecekan kesehatannya telah sesuai maka dapat melakukan pelunasan. Sehingga, menurutnya, jemaah haji yang akan berangkat saat ini kesehatannya telah sesuai ketentuan.
BACA JUGA: Terbagi 6 Kloter, Ini Jadwal Pemberangkatan Ribuan Calon Haji asal Sleman
Sementara menurut Ahmad, jemaah haji juga wajib diberikan vaksin meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci. Sementara vaksin influenza diberikan secara opsional.
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan berharap jemaah haji tersebut mampu memberikan pengaruh positif saat kembali ke tanah air. Dia menyampaikan ppada keberangkatan jemaah haji tahun ini ada sekitar 542 orang jemaah haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIH) Aisyiyah yang akan diberangkatkan ke tanah suci.
“Mewakili Pemerintah Kabupaten Bantul, kami titip doa, doakan seluruh masyarakat Kabupaten Bantul agar senantiasa diberikan kesehatan, kesejahteraan, adem ayem, guyup rukun sehingga kita bisa melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja percepat revisi Perda KTR. Malioboro jadi kawasan bebas rokok, pelanggar langsung kena denda tanpa sidang.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.