Advertisement
Warga Diajak Belajar Mengembangkan Usaha lewat Buku
Suasana kegiatan bedah buku berjudul Peran UMKM Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat yang digelar di Balai Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Senin (6/5/2024). - David Kurniawan
Advertisement
SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku di Balai Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Sleman, Senin (6/5/2024).
Buku yang dibedah berjudul Peran UMKM Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat.
Advertisement
Anggota DPRD DIY, Yuni Satia Rahayu mengatakan pandemi Covid-19 yang baru saja berlalu memukul sendi-sendi kehidupan, tak terkecuali di sektor ekonomi yang banyak menurun. Setelah semuanya terlewati, diharapkan masyarakat bisa kembali bangkit.
Kebangkitan ini juga tak lepas peran sektor UMKM agar perekonomian yang sempat terpukul bisa kembali bangkit serta tumbuh sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Lewat bedah buku ini diharapkan bisa menjadi salah satu momen menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat,” kata Yuni Satia Rahayu, Senin.
Yuni berharap buku yang ada tidak hanya dibaca saat acara berlangsung, tapi bisa lebih diperdalam di rumah.
Selain itu, materi yang ada bisa diimplementasikan terhadap usaha yang digeluti sehingga dapat meningkat dan kesejahteraan juga semakin membaik. “Tujuan utama memang untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Namun, masyarakat juga bisa memanfaatkan ilmu dari buku yang didapatkan agar usahanya semakin berkembang,” katanya.
Menurut dia, Pemda DIY berkomitmen membantu pengembangan UMKM, salah satunya melalui aplikasi Sibakul. “Ini bisa dimanfaatkan karena tidak hanya pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas produk yang dihasilkan, tapi juga ada jaringan pemasarannya,” katanya.
BACA JUGA: Bedah Buku Bertema Religi, Ajak Masyarakat Lebih Dekat dengan Tuhan
Sekretaris DPAD DIY, Martono Heri Prasetyo, mengatakan acara bedah buku terselenggara berkat kerja sama DPAD dan DPRD DIY. Acara digelar di seluruh kabupaten dan kota di DIY. Tujuan utama kegiatan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Ia tidak menampik, budaya membaca di DIY tertinggi di Indonesia. Hanya saja, dari sisi ketertarikan masih butuh peningkatan.
“Tema kali ini berkaitan dengan pengembangan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan. Semoga buku yang diberikan bisa menjadi panduan dan menambah wawasan serta bermanfaat dalam upaya pengembangan usaha,” katanya.
Menurut dia, upaya peningkatan minat bacat tidak hanya melalui program bedah buku. DPAD DIY memiliki banyak program di kantor yang berlokasi di Jalan Raya Janti, Kalurahan Wonocatur, Banguntapan, Bantul.
“Di sana masyarakat bisa membaca atau meminjam buku. Selain itu, ada diorama tentang sejarah DIY serta ruang bercerita hingga bioskop enam dimensi yang bisa diakses pengunjung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jerman Prediksi AS Tak Lanjutkan Invasi Darat ke Iran, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






