Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Pilkada Kota Jogja semakin ramai. Dua nama sudah mantap diusung partai masing-masing, yakni Heroe Poerwadi dan Budi Waljiman. Sementara Antonius Fokki Ardiyanto ramai dipasangkan dengan dengan Afnan Hadikusumo.
Heroe Poerwadi mengaku telah berkomunikasi dengan sebagian besar partai di Kota Jogja, baik komunikasi lisan maupun tertulis lewat formulir pendaftaran. “Di beberapa partai tidak perlu mengambil formulir, kita hanya komunikasi ya kita komunikasi,” ujarnya, Selasa (14/5/2024).
Heroe Poerwadi sudah dipastikan maju sebagai bakal calon Wali Kota Jogja dengan diusung oleh PAN. Meski demikian dia juga berrelasi dengan partai-partai lainnya, seperti Golkar dan PKB. “Hampir semua partai saya komunikasi, seperti PKB kemaren juga mengambil formulir,” ujar dia.
Meski demikian, saat ini dia masih menunggu mekanisme di masing-masing partai untuk tindaklanjut dari komunikasi tersebut. “Karena mekanisme di masing-masing partai di tahapannya memang belum selesai,” kata dia.
Jika mekanisme partai ini sudah jelas, maka langkah selanjutnya adalah mencari calon Wakil Wali Kota. Dia mengaku sejauh ini sudah ada lebih dari tujuh orang yang berkomunikasi dengannya, yang berasal dari partai, professional, pengusaha dan lainnya.
“Ini sedang coba kami ajak berdiskusi agar nanti punya kesepemahaman yang sama antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Tetapi belum bisa disebutkan karena masih komunikasi juga dengan partai politik, mereka juga melakukan proses juga,” ungkapnya.
Budi Waljiman, mengatakan dirinya sudah mantap diusung oleh Gerindra sebagai calon Walikota Jogja. Meski demikian, karena jumlah kursi Gerindra tidak mencukupi, partai tersebut harus berkoalisi dengan partai lain yang saat ini masih dalam proses komunikasi.
“Kalau dari partai sekarang baru mencari rekan koalisi. Karena memang kursinya tidak cukup untuk mengusung sendiri, sehingga harus koalisi. Sekarang kita sedang membangun bersama partai koalisi untuk nanti kesepakatan kita bisa jalan bagaimana membangun Kota Jogja,” katanya.
BACA JUGA: Heroe Poerwadi Kumpulkan Berkas Pendaftaran Cawali ke DPD Golkar Kota Jogja
Budi mengaku sampai saat ini belum memiliki pandangan nama yang potensial untuk menjadi pasangannya, karena proses politik masih dinamis. “Untuk saat ini belum, masih dinamis. Sekarang kan dari bursa yang ada itu, semua masih dinamis,” paparnya.
Di luar mekanisme partai, Budi Waljiman akan mempersiapkan diri dalam pencalonan Waliktoa Jogja dengan menjalin komunikasi dengan masayrakat. “Kami membuka komunikasi masyarakat, menyerap aspirasi masyarakat, sehingga nanti ketemu pimpinan Kota Jogja yang diharapkan masyarakat seperti apa,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Selasa 28 Juli 2026 didominasi berawan dan cerah berawan. Suhu udara berkisar 19-31 derajat Celsius di lima kabupaten/kota.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.