Advertisement
Bakal Bentuk 5 Bank Sampah Baru Tahun Ini, DLH Gununungkidul Tawari Kalurahan
Sebuah alat berat digunakan untuk menimbun sampah di kawasan TPAS Wukirsari, Desa Baleharjo, Wonosari - .Istimewa/Dokumen UPT Kebersihan dan Pertamanan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul terus mendorong desentralisasi sampah di Bumi Handayani. Selain keberadaan TPS3R, DLH akan mendirikan juga lima bank sampah.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Gunungkidul, Eko Suharso mengatakan pihaknya akan mendirikan lima bank sampah lagi di pertengahan tahun 2024. “Ada lima bank sampah. Kalurahan mana saja yang kami fasilitasi, nanti kami tawarkan ke desa yang minat,” kata Eko dihubungi, Jumat (24/5/2024).
Advertisement
Dengan pendirian bank sampah tersebut, Gunungkidul setidaknya akan memiliki 215 bank sampah. Pembentukan bank sampah, kata dia tidak secara langsung dilakukan oleh DLH, namun kader lingkungan yang bermitra dengan DLH.
Bank sampah menurut perkiraan DLH dapat mengelola 30% sampah anorganik yang dihasilkan satu keluarga. Sedangkan, 70% sisanya merupakan sampah organik yang tercampur. Sampah tercampur ini dapat dikelola di TPS3R. Saat ini, di Gunungkidul ada 21 TPS3R.
Kepala DLH Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan selain memberikan peningkatan kapasitas pelaku bank sampah, pihaknya juga memfasilitasi bank sampah agar dapat bekerja sama dengan pengepul sampah.
BACA JUGA: Antrean Panjang Warga Buang Sampah di Depo Mandala Krida Kota Jogja
Hary menambahkan pihaknya belum dapat mengukur signifikansi keberadaan bank sampah terhadap pengurangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari. Melalui bank sampah, kelompok juga dapat mendapat keuntungan ekonomi selain ikut terlibat dalam pengelolaan sampah. “Prinsip pengelolaan sampah kan ada pengurangan dan penanganan. Pengurangan itu adalah aktivitas kegiatan yang direncanakan dengan tidak menimbulkan sampah,” kata Hary.
Menurut catatan DLH, jumlah sampah yang masuk ke TPAS sepanjang 2023 mencapai 10.770.245 ton atau 48 ton per hari. Sampah-sampah tersebut berasal dari pantai, hotel, pasar, perkantoran, dan permukiman. Jika melihat di tahun 2022, timbulan sampah di TPAS justru lebih tinggi sebanyak 16.530,59 ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement







