Perimenopause Picu Risiko Jantung, Perempuan Wajib Waspada
Perimenopause tingkatkan risiko penyakit jantung pada perempuan. Simak hasil studi terbaru dan cara menjaga kesehatan jantung.
Ilustrasi Banjir./ Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul memberlakukan status siaga banjir, longsor, dan angin kencang hingga 31 Desember 2024, dalam menghadapi potensi ancaman tersebut pada musim hujan.
"Sampai dengan 30 November nanti SK -Surat Keputusan- siaga kekeringan berakhir, kemudian untuk SK status siaga banjir, longsor, dan angin kencang itu berlaku mulai 1 November sampai 31 Desember," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Sabtu.
Menurut dia, SK status siaga banjir, longsor, dan angin kencang tersebut dikeluarkan mengingat di wilayah ini sudah memasuki musim hujan, yang beberapa kali hujan telah mengakibatkan gerakan tanah atau longsor, pohon tumbang akibat diterpa angin kencang saat hujan deras.
Dia menjelaskan, dalam menyikapi ancaman kejadian dampak cuaca ekstrem tersebut, BPBD Bantul telah menggelar rapat komprehensif dengan mengundang pemerintah desa, kecamatan hingga Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai narasumber cuaca.
"Berbagai pemangku kepentingan sudah kita undang, dan langkah selanjutnya adalah sekarang mencoba memetakan dan mengaktifkan pos banjir longsor yang ada di 36 kelurahan, dan satu induk di kantor BPBD," katanya.
BACA JUGA: KPU Bantul Petakan TPS Rawan Bencana Hidrometeorologi, Ini Lokasinya
Dia mengatakan, pihaknya segera menggelar rapat untuk menghitung apakah tetap mengaktifkan pos siaga banjir longsor dan angin kencang di 36 kelurahan atau lebih maupun berkurang, dengan melihat potensi ancaman kejadian tersebut.
"Segera kami rapatkan kira kira tetap 36 desa atau berkurang atau justru bertambah, kita rapatkan untuk kemudian segera kita aktifkan pos siaga tersebut," katanya.
Meski demikian, para relawan forum pengurangan resiko bencana (FPRB) yang ada di kelurahan-kelurahan sudah siap dan mulai siaga di wilayah masing-masing, mengingat intensitas hujan yang sering dalam beberapa hari terakhir ini.
"Teman-teman di desa sudah mulai sendiri, belum diaktifkan sudah aktif sendiri, karena dari BMKG sudah menyampaikan situasi seperti ini. Saya lihat di grup kami, desa-desa sudah punya inisiatif untuk mereka aktifkan, sudah berjaga, dan laporan ke kami untuk siaga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Perimenopause tingkatkan risiko penyakit jantung pada perempuan. Simak hasil studi terbaru dan cara menjaga kesehatan jantung.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja hari ini Kamis 21 Mei 2026 terjadi di Gejayan, Bantul, Gunungkidul, dan Sedayu akibat pemeliharaan PLN.